Kamis, 16 Januari 2025

Materi Ajar: Kamis, 16 Januari 2025

 Hari / Tanggal                  :  Kamis / 16 Januari 2025

Kelas                                 :  2 C

Mata Pelajaran                 :  P5

Aktivitas 2                        :  Makananku, Budayaku

  

Bismillah…

Assalamu’alaikum anak sholih dan sholihah. Bagaimana kabarnya pagi ini? In syaa Allah dalam keadaan sehat semua ya Nak, aamiin.

Baik, hari ini kita akan belajar Projek P5 dengan Tema Kearifan Lokal

 

Apakah anak-anak sudah siap untuk belajar?

Silahkan disimak materinya ya Nak.. ^,^


Contoh Tabel Data Makanan Kesukaan :


Contoh Grafik Gambar Makanan Kesukaan :



Mata Pelajaran                 :  Bahasa Indonesia

Materi                                :  Mengenal dan Menghargai Perbedaan, Menghargai Barang Kepunyaan Orang Lain, serta Berkomunikasi dengan Baik dan Sopan.

Media                             :  Video

Capaian Pembelajaran      :

Menyimak

·         Peserta didik mampu bersikap menjadi penyimak yang baik. Peserta didik mampu memahami pesan lisan dan informasi dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan), dan instruksi lisan yang berkaitan dengan tujuan berkomunikasi.

 

Membaca dan Memirsa

·      Peserta didik mampu bersikap menjadi pembaca dan pengamat yang baik. Peserta didik mampu memahami informasi dari bacaan dan tayangan yang dipirsa tentang diri dan lingkungan, narasi imajinatif, dan puisi anak. Peserta didik mampu menambah kosakata baru dari teks yang dibaca atau tayangan yang diamati dengan bantuan ilustrasi.

 

Berbicara dan Mempresentasikan

·         Peserta didik mampu melafalkan teks dengan tepat, berbicara dengan santun, menggunakan volume dan intonasi yang tepat sesuai konteks. Peserta didik mampu bertanya tentang sesuatu, menjawab, dan menanggapi komentar orang lain (teman, guru, dan orang dewasa) dengan baik dan santun dalam suatu percakapan. Peserta didik mampu mengungkapkan gagasan secara lisan dengan bantuan gambar dan/atau ilustrasi. Peserta didik mampu menceritakan kembali suatu informasi yang dibaca atau didengar, serta menceritakan kembali teks narasi yang dibacakan atau dibaca dengan topik diri dan lingkungan.

 

Menulis

·         Peserta didik mampu menunjukkan keterampilan menulis permulaan dengan benar (cara memegang alat tulis, jarak mata dengan buku, menebalkan garis/huruf, dll.) di atas kertas dan/atau melalui media digital. Peserta didik mengembangkan tulisan tangan yang semakin baik. Peserta didik mampu menulis teks deskripsi dengan beberapa kalimat sederhana, menulis teks rekon tentang pengalaman diri, menulis kembali narasi berdasarkan teks fiksi yang dibaca atau didengar, menulis teks prosedur tentang kehidupan sehari-hari, dan menulis teks eksposisi tentang kehidupan sehari-hari.

 

Alur Konten Capaian Pembelajaran:

  • Melalui latihan berulang, peserta didik dapat menulis kalimat dengan menggunakan tanda baca koma;
  • Melalui menulis, peserta didik dapat mengategorikan kata kunci dari informasi pada pengatur grafis sederhana.

 




·         Minta para peserta didik mengerjakan soal latihan agar mereka memahami makna kosakata baru.

Kunci Jawaban

1. Minder

2. Kawanan

3. Iba


·         Ingatkan peserta didik tentang fungsi tanda titik, tanda seru, dan tanda tanya yang telah diajarkan di bab-bab sebelumnya.

·         Jelaskan bahwa tanda koma memiliki banyak fungsi, tetapi kali ini mereka hanya belajar fungsi tanda koma untuk memerinci beberapa unsur dan mendahului kata “tetapi” pada kalimat majemuk setar

Contoh: Kaki elang kokoh, kuat, dan berkuku tajam.

Itik merasa sedih, tetapi hanya diam.

·         Kemudian, minta peserta didik membaca ulang fabel Rahasia Kaki Itik dan menemukan tanda koma di dalamnya.






Sekian pertemuan kita hari ini ya Nak..

Tetap semangat belajar dan ibadahnya yaa..

Sampai bertemu di hari Senin Kiddos.. ^,^

Ibu guru akhiri, Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah kegiatan pembelajaran berjalan dengan baik dan lancar. Sebanyak 17 peserta didik yang hadir mampu membuat kata benda yang dilengkapi dengan kata sifatnya.


Rabu, 15 Januari 2025

Materi Ajar: Rabu, 15 Januari 2025

 Hari / Tanggal                   :  Rabu / 15 Januari 2025

Kelas                                 :  2C

Mata Pelajaran                  :  Matematika

Materi                                 :  Perkalian

Media                            :  Video

CP                                       : 

Peserta didik dapat mengurutkan, menyortir, mengelompokkan, membandingkan, dan menyajikan data menggunakan turus dan piktogram paling banyak 4 kategori.

 

TP                                :  

·         Memahami pengertian dari representasi bilangan dan mengembangkan kemampuan peserta didik menggunakan bilangan. Mencoba untuk menghubungkan satu bilangan dengan bilangan yang lain. Memahami pengertian perkalian dan mampu menggunakannya.

·         Mengetahui kapan perkalian digunakan. Mengetahui kapan perkalian digunakan dan memahami pengertian perkalian dengan cara mengungkapkannya ke dalam sebuah kalimat matematika perkalian kemudian membaca kalimat matematikanya.


Bismillah…

Assalamu’alaikum anak sholih dan sholihah. Bagaimana kabarnya pagi ini? In syaa Allah dalam keadaan sehat semua ya Nak, aamiin.

·      

Perkalian Sebagai Penjumlahan Berulang

Penjumlahan berulang adalah penjumlahan kelompok yang sama, yang sama dengan perkalian . Jika angka yang tepat diulang, maka kita dapat menulis penjumlahan berulang dalam bentuk perkalian. Misalnya,


Karena perkalian adalah penjumlahan berulang, setiap penjumlahan berulang dapat ditulis dalam dua cara:


Penjumlahan berulang juga membantu dalam mempelajari fakta perkalian. Misalnya, jika Anda belum familier dengan fakta 7 × 3, Anda mungkin merasa lebih mudah mengerjakan 7 × 3 dengan menulis 3 + 3 + 3 + 3 + 3 + 3 + 3 atau 7 + 7 + 7; lalu menjumlahkannya perlahan-lahan. Ini juga dapat membantu untuk angka yang lebih besar, seperti 5 × 40. Akan lebih mudah jika menulis 40 + 40 + 40 + 40 + 40 lalu menjumlahkan puluhannya. 

Contoh : Andrew membeli 3 bungkus muffin. Setiap bungkus berisi 4 muffin. Berapa banyak muffin yang dibeli Andrew?  Tiga bungkus yang masing-masing berisi 4 muffin juga dapat ditulis dalam bentuk angka sebagai 3  4 atau 4 + 4 + 4, yang sama dengan 12. Jadi, totalnya, Andrew membeli 12 muffin.






Selasa, 14 Januari 2025

Materi Ajar: Selasa, 14 Januaru 2025

 Hari / Tanggal                   :  Selasa / 14 Januari 2025

Kelas                                 :  2C

Mata Pelajaran                  :  Matematika

Materi                                 :  Perkalian

Media                            :  Video

CP                                       : 

Peserta didik dapat mengurutkan, menyortir, mengelompokkan, membandingkan, dan menyajikan data menggunakan turus dan piktogram paling banyak 4 kategori.

 

TP                                :  

·         Memahami pengertian dari representasi bilangan dan mengembangkan kemampuan peserta didik menggunakan bilangan. Mencoba untuk menghubungkan satu bilangan dengan bilangan yang lain. Memahami pengertian perkalian dan mampu menggunakannya.

·         Mengetahui kapan perkalian digunakan. Mengetahui kapan perkalian digunakan dan memahami pengertian perkalian dengan cara mengungkapkannya ke dalam sebuah kalimat matematika perkalian kemudian membaca kalimat matematikanya.


Bismillah…

Assalamu’alaikum anak sholih dan sholihah. Bagaimana kabarnya pagi ini? In syaa Allah dalam keadaan sehat semua ya Nak, aamiin.

·      

Perkalian Sebagai Penjumlahan Berulang

Penjumlahan berulang adalah penjumlahan kelompok yang sama, yang sama dengan perkalian . Jika angka yang tepat diulang, maka kita dapat menulis penjumlahan berulang dalam bentuk perkalian. Misalnya,


Karena perkalian adalah penjumlahan berulang, setiap penjumlahan berulang dapat ditulis dalam dua cara:



Penjumlahan berulang juga membantu dalam mempelajari fakta perkalian. Misalnya, jika Anda belum familier dengan fakta 7 × 3, Anda mungkin merasa lebih mudah mengerjakan 7 × 3 dengan menulis 3 + 3 + 3 + 3 + 3 + 3 + 3 atau 7 + 7 + 7; lalu menjumlahkannya perlahan-lahan. Ini juga dapat membantu untuk angka yang lebih besar, seperti 5 × 40. Akan lebih mudah jika menulis 40 + 40 + 40 + 40 + 40 lalu menjumlahkan puluhannya. 

Contoh : Andrew membeli 3 bungkus muffin. Setiap bungkus berisi 4 muffin. Berapa banyak muffin yang dibeli Andrew?  Tiga bungkus yang masing-masing berisi 4 muffin juga dapat ditulis dalam bentuk angka sebagai 3  4 atau 4 + 4 + 4, yang sama dengan 12. Jadi, totalnya, Andrew membeli 12 muffin.


Senin, 13 Januari 2025

Materi Ajar: Senin, 13 Januari 2025

Hari / Tanggal                :  Senin / 13 Januari 2025

Mata Pelajaran              :  Bahasa Indonesia

Materi             :  Mengenal dan Menghargai Perbedaan, Menghargai Barang Kepunyaan Orang Lain, serta Berkomunikasi dengan Baik dan Sopan.

CP                                  : 

Menyimak

·         Peserta didik mampu bersikap menjadi penyimak yang baik. Peserta didik mampu memahami pesan lisan dan informasi dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan), dan instruksi lisan yang berkaitan dengan tujuan berkomunikasi.

Membaca dan Memirsa

·      Peserta didik mampu bersikap menjadi pembaca dan pengamat yang baik. Peserta didik mampu memahami informasi dari bacaan dan tayangan yang dipirsa tentang diri dan lingkungan, narasi imajinatif, dan puisi anak. Peserta didik mampu menambah kosakata baru dari teks yang dibaca atau tayangan yang diamati dengan bantuan ilustrasi.

Berbicara dan Mempresentasikan

·         Peserta didik mampu melafalkan teks dengan tepat, berbicara dengan santun, menggunakan volume dan intonasi yang tepat sesuai konteks. Peserta didik mampu bertanya tentang sesuatu, menjawab, dan menanggapi komentar orang lain (teman, guru, dan orang dewasa) dengan baik dan santun dalam suatu percakapan. Peserta didik mampu mengungkapkan gagasan secara lisan dengan bantuan gambar dan/atau ilustrasi. Peserta didik mampu menceritakan kembali suatu informasi yang dibaca atau didengar, serta menceritakan kembali teks narasi yang dibacakan atau dibaca dengan topik diri dan lingkungan.

Menulis    

·         Peserta didik mampu menunjukkan keterampilan menulis permulaan dengan benar (cara memegang alat tulis, jarak mata dengan buku, menebalkan garis/huruf, dll.) di atas kertas dan/atau melalui media digital. Peserta didik mengembangkan tulisan tangan yang semakin baik. Peserta didik mampu menulis teks deskripsi dengan beberapa kalimat sederhana, menulis teks rekon tentang pengalaman diri, menulis kembali narasi berdasarkan teks fiksi yang dibaca atau didengar, menulis teks prosedur tentang kehidupan sehari-hari, dan menulis teks eksposisi tentang kehidupan sehari-hari.


TP                                :  

Melalui kegiatan menyebutkan identitas diri secara lengkap, peserta didik menunjukkan sikap beriman dan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah menciptakannya sebagai cerminan nilai Pancasila dan Profil Pelajar Pancasila.


Melalui kegiatan membedakan identitas diri dan teman, peserta didik menunjukkan sikap menghargai peberdaan dan sikap toleransi di tengah keberagaman.





Materi Pokok

1. Ayo mengidentifikasi identitas 

2. Ayo menemukan persamaan dan perbedaan identitas

Perhatikanlah gambar berikut! 



Yang perempuan bernama Mega dan laki-laki bernama Vino. 

Mega berambut panjang. 

Dan vino berambut pendek. 

Ketika pergi sekolah, mega memakai rok dan Vino memakai celana pendek sampai lutut.

Negara kita memiliki enam agama resmi yang diakui. 

Ada agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu. 

Setiap agama memiliki tempat beribadah yang berbeda, hari raya yang berbeda, cara beribadah yang berbeda, dan kitab suci yang berbeda.


Identitas diri itu mencakup wajah,tinggi badan, sifat, tingkah laku, dan gaya bicara.

Identitas sosial mencakup agama, suku, kelas sosial/ jabatan.




Alhamdulillah, materi hari ini cukup sampai di sini ya Nak..


Silahkan diiulas kembali di rumah bersama orangtua hebat kalian yaa… Jangan lupa ucapkan terimakasih, atas jasa orangtua kalian.

Jangan lupa shalatnya dilaksanakan di rumah ya sayang…

 

Ibu Guru akhiri, Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Alhamdulillah kegiatan pembelajaran dapat berlangsung dengan lancar. Sebanyak 18 orang siswa mampu menyelesaikan tugas dan memahami materi dengan baik. Namun, 2 orang masih perlu bimbingan.

Jumat, 10 Januari 2025

Materi Ajar: Jumat, 10 Januari 2025

 PELAJARAN                  : Pendidikan Anti Korupsi

MATERI                        : 9 Nilai Anti Korupsi


Nilai-Nilai Anti Korupsi antara lain :

1. Peduli

2. Mandiri

3. Disiplin

4. Tanggung jawab

5. Kerja Keras

6. Sederhana

7. Berani

8. Adil

9. Jujur


Alhamdulillah... 

Selesai sudah pembelajaran hari ini yaa Nak... 

Silahkan kalian ulas-ulas kembali materi selama 1 Minggu ini bersama orangtua kalian ya sayang... 

Selamat berakhir pekan, bertemu lagi di hari Senin... ☺

Ibu guru akhiri, Wassalamu'alaikum Wr. wb. 


Kamis, 09 Januari 2025

Materi Ajar: Kamis, 9 Januari 2025

 Hari / Tanggal                   :  Senin / 6 Januari 2025

Kelas                                  :  2C

Mata Pelajaran                  :  Bahasa Indonesia

CP                                       : 

Menyimak

Peserta didik mampu bersikap menjadi penyimak yang baik. Peserta didik mampu memahami pesan lisan dan informasi dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan), dan instruksi lisan yang berkaitan dengan tujuan berkomunikasi.

Membaca dan Memirsa

Peserta didik mampu bersikap menjadi pembaca dan pengamat yang baik. Peserta didik mampu memahami informasi dari bacaan dan tayangan yang dipirsa tentang diri dan lingkungan, narasi imajinatif, dan puisi anak. Peserta didik mampu menambah kosakata baru dari teks yang dibaca atau tayangan yang diamati dengan bantuan ilustrasi.

Berbicara dan Mempresentasikan

Peserta didik mampu melafalkan teks dengan tepat, berbicara dengan santun, menggunakan volume dan intonasi yang tepat sesuai konteks. Peserta didik mampu bertanya tentang sesuatu, menjawab, dan menanggapi komentar orang lain (teman, guru, dan orang dewasa) dengan baik dan santun dalam suatu percakapan. Peserta didik mampu mengungkapkan gagasan secara lisan dengan bantuan gambar dan/atau ilustrasi. Peserta didik mampu menceritakan kembali suatu informasi yang dibaca atau didengar, serta menceritakan kembali teks narasi yang dibacakan atau dibaca dengan topik diri dan lingkungan.

Menulis

Peserta didik mampu menunjukkan keterampilan menulis permulaan dengan benar (cara memegang alat tulis, jarak mata dengan buku, menebalkan garis/huruf, dll.) di atas kertas dan/atau melalui media digital. Peserta didik mengembangkan tulisan tangan yang semakin baik. Peserta didik mampu menulis teks deskripsi dengan beberapa kalimat sederhana, menulis teks rekon tentang pengalaman diri, menulis kembali narasi berdasarkan teks fiksi yang dibaca atau didengar, menulis teks prosedur tentang kehidupan sehari-hari, dan menulis teks eksposisi tentang kehidupan sehari-hari.

 

TP                                : 

Melalui latihan berulang, peserta didik dapat menulis kalimat dengan menggunakan tanda baca koma;

Melalui menulis, peserta didik dapat mengategorikan kata kunci dari informasi pada pengatur grafis sederhana.


Bismillah…

Assalamu’alaikum anak sholih dan sholihah. Bagaimana kabarnya pagi ini? In syaa Allah dalam keadaan sehat semua ya Nak, aamiin.

Perbedaan dapat ditemukan pada banyak hal. 

Mulai dari bentuk tubuh, nama, kegemaran, hingga pendapat. 

Amatilah gambar di atas. 

Temukan perbedaan pada masing-masing anak. 

Sekarang, perhatikan salah satu teman kalian. Apa saja perbedaan di antara kalian? 

Membaca

Fabel adalah cerita dengan tokoh binatang. 

Dalam fabel, tokoh binatang berperilaku seperti manusia. 

Bacalah fabel “Rahasia Kaki Itik” bersama guru. 

Cerita ini disadur dari buku Rahasia Kaki Itik karya Supriyatin.

Rahasia Kaki Itik
Ketika berjalan ke kolam, itik bertemu kawanan bangau. 
“Itik si kaki pendek dan kasar!” ejek bangau. 
“Lihatlah kaki kami yang ramping dan bersih!” 
Itik merasa sedih, tetapi hanya diam.

Tanda koma dipakai sebelum kata “tetapi”.


Tak lama kemudian, itik bertemu elang. 
Elang menggeleng iba. 
“Cara jalanmu aneh karena kakimu berselaput.” 
Itik melirik kaki elang. 
Kaki elang kokoh, kuat, dan berkuku tajam. 

Tanda koma dipakai untuk memerinci beberapa unsur.


Di tepi kolam, itik menatap kakinya. 
“Mengapa kakiku tidak indah?” keluhnya sambil menangis. 
Beberapa ayam asyik bermain di tepi kolam. 
Salah satunya terpeleset dan tercebur. 
“Tolong!” teriak ayam itu.


Itik segera melompat ke kolam. 
Kakinya mengayuh dengan kuat. 
Itik berhasil menyelamatkan ayam. 

“Terima kasih, Itik,” ucap ayam. 
“Untung saja kamu punya kaki istimewa.”