Kamis, 10 September 2026

Materi Ajar 1 Umar bin Khattab

 

IDENTITAS

Nama Guru                           : Bella Permatasari, S.Pd.

Mapel                                     : Seni Rupa

Hari / Tanggal                      : jumat / 11 September 2026

Fase / Kelas                           : A / 1 Umar bin Khattab

Materi                                    : Bentuk pada Topeng

 1 Capaian Pembelajaran (CP)

Elemen: Mengalami, Menciptakan, Merefleksikan – Fase A (Kelas I dan II)

Pada akhir Fase A, peserta didik dapat mengenali dan menggunakan bentuk-bentuk geometri dasar (lingkaran, segitiga, persegi, persegi panjang) untuk membuat karya seni rupa berupa topeng sederhana, serta mampu menceritakan dan merefleksikan hasil karyanya.

 2 Tujuan Pembelajaran

🎯 TP UMUM

Murid dapat mengidentifikasi bentuk-bentuk geometri pada topeng dan membuat karya topeng sederhana menggunakan bentuk-bentuk tersebut.

🎭 MEANINGFUL

Melalui pengamatan berbagai topeng (topeng hewan, topeng tradisional), peserta didik mampu mengaitkan bentuk geometri (mata bulat, mulut lengkung, dan sebagainya) dengan bagian-bagian wajah pada topeng.

🗣️ MEANINGFUL

Peserta didik mampu menceritakan topeng yang pernah dilihatnya, misalnya saat pertunjukan atau di buku cerita.

🧘 MINDFUL

Melalui kegiatan mengamati bentuk wajah dan bagian-bagiannya dengan tenang dan teliti, peserta didik mampu menentukan bentuk geometri yang sesuai untuk tiap bagian topeng.

🔍 MINDFUL

Peserta didik mampu memeriksa kembali kerapian bentuk pada topeng buatannya sebelum menyelesaikan karya.

😄 JOYFUL

Melalui kegiatan membuat dan menghias topeng dari kertas menggunakan bentuk-bentuk geometri, peserta didik mampu berkreasi dengan gembira dan penuh semangat.

 3 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran diri (mindful), pemahaman konsep inti (TP umum), pemaknaan dalam kehidupan (meaningful), hingga penerapannya secara menyenangkan (joyful):

Kode

Alur Tujuan Pembelajaran

3.1

MINDFUL Peserta didik mengamati bentuk wajah dan bagian-bagian topeng dengan tenang dan teliti.

3.2

TP UMUM Peserta didik mengidentifikasi bentuk-bentuk geometri pada topeng dan membuat karya topeng sederhana. ← inti materi

3.3

MEANINGFUL Peserta didik mengaitkan bentuk geometri dengan bagian wajah pada topeng (mata, hidung, mulut).

3.4

MEANINGFUL Peserta didik menceritakan topeng yang pernah dilihatnya.

3.5

MINDFUL Peserta didik memeriksa kembali kerapian bentuk pada topeng buatannya.

3.6

JOYFUL Peserta didik mempraktikkan membuat dan menghias topeng dari kertas dengan bentuk geometri secara gembira.

 

 4 Model & Metode Pembelajaran

🌱 Model: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis karya dan pengalaman nyata, memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.

🔍 Discovery Learning – siswa menemukan sendiri bentuk geometri yang cocok untuk tiap bagian topeng.

🧑‍🏫 Demonstrasi – guru mencontohkan cara menggambar dan menyusun bentuk geometri menjadi topeng.

💬 Tanya Jawab & Diskusi Kelompok – siswa menyebutkan bentuk geometri pada topeng yang diamati.

✂️ Praktik Berkarya – siswa membuat topeng sederhana dari kertas menggunakan bentuk-bentuk geometri.

📝 Penugasan – latihan menggambar dan menempel bentuk geometri pada topeng secara bertingkat.

 5 Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah

الْمُصَوِّر

Al-Musawwir (Yang Maha Membentuk Rupa)

Allah membentuk wajah setiap makhluk dengan rupa yang berbeda-beda dan unik.

الْخَالِق

Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta)

Allah menciptakan manusia dengan wajah yang beragam, dan kita bisa terinspirasi untuk berkarya seni.

الْجَمِيل

Al-Jamil (Yang Maha Indah)

Allah menyukai keindahan, maka kita bisa membuat karya seni yang indah menggunakan bentuk-bentuk geometri.

💡 Kaitan dengan Materi Hari Ini

Allah Al-Musawwir membentuk wajah setiap makhluk dengan rupa yang berbeda dan unik, seperti mata, hidung, dan mulut. Allah Al-Khaliq menciptakan manusia dengan wajah yang beragam, dan hari ini kita akan membuat karya seni topeng terinspirasi dari bentuk-bentuk tersebut. Allah Al-Jamil menyukai keindahan, maka mari kita membuat topeng yang rapi dan indah menggunakan bentuk-bentuk geometri.

🤔 Pertanyaan Perenungan:

1. Allah Al-Musawwir membentuk wajah setiap orang berbeda-beda. Menurutmu, mengapa Allah menciptakan wajah yang beragam?

2. Allah Al-Khaliq menciptakan mata, hidung, dan mulut pada wajah kita. Bentuk geometri apa yang menurutmu cocok untuk menggambarkan mata?

3. Allah Al-Jamil menyukai keindahan. Bagaimana caramu membuat topeng agar terlihat rapi dan indah?

 6 Yuk, Ingat Lagi! (Bentuk Geometri Dasar)

Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!

1. Lingkaran adalah bentuk yang tidak memiliki sudut.  B / S

2. Segitiga memiliki 4 sisi dan 4 sudut.  B / S

3. Persegi memiliki 4 sisi sama panjang.  B / S

4. Jam dinding pada umumnya berbentuk segitiga.  B / S

5. Buku tulis pada umumnya berbentuk persegi panjang.  B / S

✅ Kunci Jawaban Review:

1. Benar   2. Salah (segitiga memiliki 3 sisi dan 3 sudut)   3. Benar   4. Salah (jam dinding umumnya berbentuk lingkaran)   5. Benar

 7 Video Pembelajaran

🎬 Tonton video cara membuat topeng dari bentuk geometri di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!

 8 Ayo Belajar: Bentuk pada Topeng

🎭 A. Mengenal Bagian-bagian Topeng dan Bentuknya

Mata: biasanya berbentuk lingkaran atau oval.

Hidung: bisa berbentuk segitiga atau persegi panjang kecil.

Mulut: bisa berbentuk lengkung, lingkaran (mulut terbuka), atau persegi panjang (mulut tertutup).

Dasar wajah topeng: biasanya berbentuk lingkaran, oval, atau persegi.

✂️ B. Menyusun Bentuk Geometri Menjadi Topeng

1. Siapkan bentuk dasar wajah (lingkaran atau oval besar).

2. Tempelkan bentuk lingkaran kecil untuk mata.

3. Tempelkan bentuk segitiga untuk hidung.

4. Tempelkan bentuk lengkung atau persegi panjang untuk mulut, lalu hias topeng dengan warna kesukaanmu.

🎨 C. Cara Berlatih Membuat Topeng

1. Siapkan kertas warna-warni, gunting, dan lem.

2. Gunting bentuk-bentuk geometri (lingkaran besar, lingkaran kecil, segitiga, persegi panjang) sesuai kebutuhan.

3. Tempelkan bentuk-bentuk tersebut membentuk wajah topeng, lalu hias sesuai kreativitas masing-masing.

 9 Ayo Berlatih! (10 Soal Pilihan Ganda)

MUDAH

1. Bentuk dasar wajah topeng biasanya berupa ....

A. segitiga

B. lingkaran atau oval

C. persegi panjang tipis

D. garis lurus

MUDAH

2. Bagian topeng yang biasa dibuat dengan bentuk lingkaran adalah ....

A. mata

B. rambut

C. telinga

D. dagu

MUDAH

3. Hidung pada topeng dapat dibuat dengan bentuk ....

A. lingkaran besar

B. segitiga

C. persegi panjang lebar

D. bintang

SEDANG

4. Alat yang digunakan untuk menempelkan bentuk geometri pada topeng adalah ....

A. gunting

B. lem

C. penggaris

D. pensil

SEDANG

5. Sebelum menempel bentuk geometri, langkah pertama yang dilakukan adalah ....

A. menghias topeng

B. menyiapkan dan menggunting bentuk

C. langsung memakai topeng

D. mewarnai wajah

SEDANG

6. Mulut topeng yang sedang tersenyum lebar biasanya dibuat dengan bentuk ....

A. lingkaran kecil

B. segitiga

C. lengkung memanjang

D. persegi kecil

SEDANG

7. Topeng yang rapi dan indah menunjukkan sikap ....

A. terburu-buru

B. teliti dan penuh kesabaran

C. asal-asalan

D. tidak peduli bentuk

SUKAR

8. Jika ingin membuat topeng hewan dengan mata besar dan bulat, bentuk geometri yang paling sesuai adalah ....

A. segitiga

B. lingkaran

C. persegi panjang

D. persegi

SUKAR

9. Sebuah topeng memiliki dasar wajah persegi, mata lingkaran, dan hidung segitiga. Jumlah bentuk geometri berbeda yang digunakan adalah ....

A. 1

B. 2

C. 3

D. 4

SUKAR

10. Mengapa penting memeriksa kembali bentuk topeng sebelum selesai membuatnya?

A. agar topeng terlihat rapi dan sesuai bentuk yang diinginkan

B. agar cepat selesai

C. agar warnanya banyak

D. tidak pentin

 10 Jejak Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:

🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)

       Mengenal Asmaul Husna Al-Musawwir, Al-Khaliq, dan Al-Jamil di awal pembelajaran melatih siswa merenungkan keindahan dan keunikan ciptaan Allah.

       Kegiatan mengamati bentuk wajah dan bagian topeng dengan tenang melatih ketelitian siswa menentukan bentuk geometri yang sesuai.

       Memeriksa kembali kerapian bentuk pada topeng buatannya melatih kesadaran diri siswa.

🎯 Meaningful (Bermakna)

       Bentuk geometri pada topeng dikaitkan dengan bagian wajah nyata: mata, hidung, dan mulut.

       Siswa menceritakan topeng yang pernah dilihatnya, misalnya saat pertunjukan atau di buku cerita.

😄 Joyful (Menyenangkan)

       Kegiatan membuat dan menghias topeng dari kertas membuat siswa lebih mudah dan senang berkreasi.

       Kebebasan memilih warna dan bentuk membuat siswa antusias berkarya tanpa merasa tertekan.

 11 Kesimpulan

Hari ini kita belajar mengenal bentuk-bentuk geometri pada topeng, seperti lingkaran untuk mata, segitiga untuk hidung, dan bentuk lengkung untuk mulut, lalu membuat karya topeng sederhana menggunakan bentuk-bentuk tersebut. Seperti Allah Al-Musawwir yang membentuk wajah setiap makhluk dengan rupa yang unik dan Allah Al-Jamil yang menyukai keindahan, mari kita berkarya dengan teliti dan penuh semangat menciptakan topeng yang indah. 🌟

Rabu, 09 September 2026

Materi Ajar 1 Umar bin Khattab

  

IDENTITAS

Nama Guru                           : Bella Permatasari, S.Pd.

Mapel                                     : Bahasa Indonesia

Hari / Tanggal                      : kamis / 10 September 2026

Fase / Kelas                           : A / 1 Umar bin Khattab

Materi                                    : Cara Bermain Ayunan yang Aman

 1 Capaian Pembelajaran (CP)

Elemen: Menyimak, Berbicara dan Mempresentasikan, Menulis – Fase A (Kelas I dan II)

Pada akhir Fase A, peserta didik mampu menyimak dan memahami isi cerita sederhana yang dibacakan, menjawab pertanyaan tentang isi cerita, mempraktikkan cara bermain ayunan secara bergiliran dengan aman, serta menunjukkan sikap saling menghargai saat bermain bersama teman.

 2 Tujuan Pembelajaran

🎯 TP UMUM

Murid dapat menyimak cerita tentang cara bermain ayunan yang aman, menjawab pertanyaan tentang isi cerita, mempraktikkan bermain bergiliran, dan menunjukkan sikap saling menghargai saat bermain.

🔄 MEANINGFUL

Melalui cerita Mika dan Tio bermain ayunan, peserta didik mampu mengaitkan cara bermain ayunan yang aman dengan pengalaman bermain mereka sendiri di taman bermain.

🗣️ MEANINGFUL

Peserta didik mampu menceritakan pengalamannya bermain ayunan bersama teman atau keluarga.

🧘 MINDFUL

Melalui kegiatan menyimak cerita dan mengamati tata cara bermain ayunan dengan tenang, peserta didik mampu memahami langkah-langkah bermain ayunan yang aman dengan tepat.

🔍 MINDFUL

Peserta didik mampu memeriksa kesiapan diri (menunggu giliran, memegang rantai ayunan) sebelum bermain ayunan.

😄 JOYFUL

Melalui praktik langsung bermain ayunan secara bergiliran dan permainan peran menirukan sikap saling menghargai, peserta didik mampu belajar dengan gembira dan penuh semangat.

 3 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran diri (mindful), pemahaman konsep inti (TP umum), pemaknaan dalam kehidupan (meaningful), hingga penerapannya secara menyenangkan (joyful):

Kode

Alur Tujuan Pembelajaran

3.1

MINDFUL Peserta didik menyimak cerita dan mengamati tata cara bermain ayunan yang aman dengan tenang.

3.2

TP UMUM Peserta didik menjawab pertanyaan tentang isi cerita, mempraktikkan bermain ayunan secara bergiliran, dan menunjukkan sikap saling menghargai. ← inti materi

3.3

MEANINGFUL Peserta didik mengaitkan cara bermain ayunan aman dengan pengalaman bermain di taman bermain.

3.4

MEANINGFUL Peserta didik menceritakan pengalaman bermain ayunan bersama teman atau keluarga.

3.5

MINDFUL Peserta didik memeriksa kesiapan diri sebelum bermain ayunan (menunggu giliran, memegang rantai dengan erat).

3.6

JOYFUL Peserta didik mempraktikkan bermain ayunan bergiliran dan sikap saling menghargai dengan gembira.

 

 4 Model & Metode Pembelajaran

🌱 Model: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis cerita dan praktik langsung, memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.

🔍 Discovery Learning – siswa menemukan sendiri cara bermain ayunan yang aman melalui pengamatan dan diskusi.

📖 Bercerita (Storytelling) – guru menceritakan kisah Mika dan Tio bermain ayunan dengan ekspresif.

💬 Tanya Jawab & Diskusi Kelompok – siswa menjawab pertanyaan tentang isi cerita dan berdiskusi tentang cara bermain aman.

🤸 Praktik Langsung / Simulasi – siswa mempraktikkan cara duduk, memegang rantai, dan bergiliran bermain ayunan.

📝 Penugasan – latihan menjawab pertanyaan dan menuliskan aturan bermain ayunan yang aman.

 5 Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah

الصَّبُور

As-Sabur (Yang Maha Penyabar)

Allah mengajarkan kita untuk bersabar menunggu giliran saat bermain bersama teman.

الْعَدْل

Al-‘Adl (Yang Maha Adil)

Allah mengajarkan kita untuk berlaku adil dan memberi kesempatan yang sama kepada teman.

الْحَافِظ

Al-Hafizh (Yang Maha Memelihara)

Allah menjaga kita, maka kita juga harus berhati-hati dan menjaga keselamatan diri saat bermain.

💡 Kaitan dengan Materi Hari Ini

Allah As-Sabur mengajarkan kita untuk bersabar menunggu giliran saat bermain ayunan bersama teman. Allah Al-‘Adl mengajarkan kita untuk memberi kesempatan yang sama kepada teman agar semua bisa bermain. Allah Al-Hafizh menjaga kita, maka kita harus berhati-hati saat bermain ayunan agar tetap aman.

🤔 Pertanyaan Perenungan:

1. Allah As-Sabur mengajarkan kita untuk bersabar. Bagaimana perasaanmu jika harus menunggu giliran bermain ayunan?

2. Allah Al-‘Adl mengajarkan kita bersikap adil. Mengapa penting memberi kesempatan yang sama kepada teman saat bermain?

3. Allah Al-Hafizh menjaga kita. Apa yang harus kita lakukan agar tetap aman saat bermain ayunan?

 6 Yuk, Ingat Lagi! (Cerita Mika dan Tio Bermain Trampolin)

Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!

1. Mika dan Tio bermain trampolin di taman bermain.  B / S

2. Sebelum naik trampolin, mereka tidak perlu melepas sepatu.  B / S

3. Salah satu aturan bermain trampolin adalah bermain secara bergiliran.  B / S

4. Mika dan Tio saling mendorong saat bermain trampolin.  B / S

5. Mika dan Tio bisa bermain dengan aman karena mengikuti aturan.  B / S

✅ Kunci Jawaban Review:

1. Benar   2. Salah (mereka melepas sepatu terlebih dahulu)   3. Benar   4. Salah (mereka tidak saling mendorong)   5. Benar

 7 Video Pembelajaran

🎬 Tonton video cara bermain ayunan yang aman di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!

 8 Ayo Belajar: Cara Bermain Ayunan yang Aman

📖 A. Menyimak Cerita “Mika dan Tio Bermain Ayunan”

Setelah puas bermain trampolin, Mika dan Tio berjalan menuju ayunan di taman bermain. Ternyata, ayunan itu hanya ada dua, dan sudah ada beberapa anak lain yang ingin bermain juga.

Tio ingin langsung naik, tetapi Mika mengingatkan, “Kita harus bergiliran, Tio. Biarkan yang datang lebih dulu bermain dulu, ya.” Mereka pun menunggu dengan sabar sambil melihat teman-temannya bermain ayunan secara bergantian.

Ketika tiba giliran mereka, Mika dan Tio duduk dengan benar di ayunan, memegang rantai dengan kedua tangan, dan tidak melompat turun saat ayunan masih bergerak. Setelah puas, mereka turun dengan hati-hati dan memberi giliran kepada teman berikutnya.

Karena bermain bergiliran dan saling menghargai, semua anak bisa bermain ayunan dengan aman dan gembira.

❓ B. Menjawab Pertanyaan tentang Isi Cerita

1. Ke mana Mika dan Tio pergi setelah bermain trampolin?

2. Mengapa mereka harus menunggu giliran?

3. Bagaimana cara duduk yang benar di ayunan?

4. Apa yang dilakukan Mika dan Tio setelah selesai bermain ayunan?

🤝 C. Mempraktikkan Bermain Bergiliran dan Saling Menghargai

Praktik: berlatihlah duduk di ayunan (atau kursi sebagai simulasi), memegang rantai dengan kedua tangan, dan turun dengan hati-hati setelah ayunan berhenti.

Latihan berbicara: ucapkan kalimat sopan saat menunggu giliran, misalnya “Boleh aku main setelah kamu, ya?”

Latihan menulis: tuliskan satu kalimat tentang cara bermain ayunan yang aman, misalnya “Aku duduk dengan benar dan memegang rantai ayunan.”

 9 Ayo Berlatih! (10 Soal Pilihan Ganda)

MUDAH

1. Setelah bermain trampolin, Mika dan Tio pergi bermain ....

A. jungkat-jungkit

B. ayunan

C. perosotan

D. bola

MUDAH

2. Cara memegang ayunan yang benar adalah dengan ....

A. satu tangan

B. kedua tangan pada rantai

C. tidak berpegangan

D. memegang kaki

MUDAH

3. Sebelum bermain ayunan, Mika dan Tio harus ....

A. langsung naik

B. menunggu giliran

C. berebut

D. mendorong teman

SEDANG

4. Sikap yang ditunjukkan Mika saat mengingatkan Tio untuk menunggu giliran adalah ....

A. egois

B. sabar dan menghargai teman

C. marah

D. tidak peduli

SEDANG

5. Saat ayunan masih bergerak, sebaiknya kita ....

A. melompat turun

B. tetap duduk hingga berhenti

C. berdiri di ayunan

D. mendorong teman

SEDANG

6. Setelah selesai bermain ayunan, Mika dan Tio ....

A. langsung pergi tanpa memberi giliran

B. memberi giliran kepada teman berikutnya

C. tetap duduk di ayunan

D. mengunci ayunan

SEDANG

7. Sikap saling menghargai saat bermain ditunjukkan dengan ....

A. berebut mainan

B. memberi kesempatan teman bermain

C. mengejek teman

D. bermain sendirian

SUKAR

8. Jika ada banyak anak ingin bermain ayunan tetapi jumlah ayunan terbatas, sikap yang tepat adalah ....

A. berebut

B. bermain bergiliran dengan sabar

C. mendorong teman

D. merusak ayunan

SUKAR

9. Turun dari ayunan yang aman adalah dengan cara ....

A. melompat saat ayunan masih bergerak

B. menunggu ayunan berhenti lalu turun perlahan

C. didorong teman

D. berdiri di ayunan

SUKAR

10. Jika temanmu tidak mau bergiliran saat bermain ayunan, sikap yang tepat adalah ....

A. memaksanya

B. mengingatkan dengan sopan untuk bergiliran

C. merebut ayunan

D. marah dan pergi

10 Jejak Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:

🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)

       Mengenal Asmaul Husna As-Sabur, Al-‘Adl, dan Al-Hafizh di awal pembelajaran melatih siswa merenungkan pentingnya sabar dan menjaga keselamatan.

       Kegiatan menyimak cerita dan mengamati tata cara bermain ayunan dengan tenang melatih ketelitian siswa memahami langkah-langkah bermain aman.

       Memeriksa kesiapan diri sebelum bermain ayunan melatih kesadaran diri siswa.

🎯 Meaningful (Bermakna)

       Cara bermain ayunan aman dikaitkan dengan pengalaman nyata siswa bermain di taman bermain.

       Siswa menceritakan pengalamannya bermain ayunan bersama teman atau keluarga.

😄 Joyful (Menyenangkan)

       Praktik langsung bermain ayunan secara bergiliran membuat siswa lebih mudah dan senang memahami cara bermain aman.

       Permainan peran menirukan sikap saling menghargai membuat siswa antusias berlatih tanpa merasa tertekan.

 11 Kesimpulan

Hari ini kita belajar cara bermain ayunan yang aman, yaitu duduk dengan benar, memegang rantai dengan kedua tangan, menunggu ayunan berhenti sebelum turun, serta bermain secara bergiliran dan saling menghargai. Seperti Allah As-Sabur yang mengajarkan kesabaran dan Allah Al-‘Adl yang mengajarkan keadilan, mari kita selalu bersabar menunggu giliran dan menghargai teman saat bermain bersama. 🌟