Senin, 21 September 2026

Materi Ajar 1 Umar bin Khattab

 

MATERI 1 – MATEMATIKA

IDENTITAS

Nama Guru                           : Bella Permatasari, S.Pd.

Mapel                                     : Matematika

Hari / Tanggal                      : Senin / 21 September 2026

Fase / Kelas                           : A / 1 Umar bin Khattab

Materi                                    : Cerita Penjumlahan

 1 Capaian Pembelajaran (CP)

Elemen: Bilangan – Fase A (Kelas I dan II)

Pada akhir Fase A, peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, serta menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan penjumlahan melalui soal cerita sederhana.

 2 Tujuan Pembelajaran

🎯 TP UMUM

Murid dapat memahami dan menyelesaikan soal cerita penjumlahan sederhana menggunakan benda konkret dan gambar.

🍎 MEANINGFUL

Melalui soal cerita yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari (jumlah mainan, buah, atau hewan), peserta didik mampu memahami makna penjumlahan dalam konteks nyata.

🗣️ MEANINGFUL

Peserta didik mampu membuat soal cerita penjumlahan sederhana berdasarkan pengalamannya sendiri.

🧘 MINDFUL

Melalui kegiatan membaca soal cerita dengan tenang dan teliti, peserta didik mampu menentukan bilangan yang perlu dijumlahkan dengan tepat.

🔍 MINDFUL

Peserta didik mampu memeriksa kembali hasil penjumlahannya sebelum menuliskan jawaban akhir.

😄 JOYFUL

Melalui permainan “tebak soal cerita” menggunakan gambar dan kartu bilangan, peserta didik mampu berlatih menyelesaikan soal cerita penjumlahan dengan gembira dan penuh semangat.

 3 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran diri (mindful), pemahaman konsep inti (TP umum), pemaknaan dalam kehidupan (meaningful), hingga penerapannya secara menyenangkan (joyful):

Kode

Alur Tujuan Pembelajaran

3.1

MINDFUL Peserta didik membaca dan mengamati soal cerita dengan tenang dan teliti.

3.2

TP UMUM Peserta didik memahami dan menyelesaikan soal cerita penjumlahan sederhana menggunakan benda konkret dan gambar. ← inti materi

3.3

MEANINGFUL Peserta didik memahami makna penjumlahan dalam konteks nyata melalui soal cerita sehari-hari.

3.4

MEANINGFUL Peserta didik membuat soal cerita penjumlahan sederhana berdasarkan pengalaman sendiri.

3.5

MINDFUL Peserta didik memeriksa kembali hasil penjumlahan sebelum menuliskan jawaban akhir.

3.6

JOYFUL Peserta didik mempraktikkan menyelesaikan soal cerita penjumlahan melalui permainan “tebak soal cerita” dengan gembira.

 

 4 Model & Metode Pembelajaran

🌱 Model: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis soal cerita dan pengalaman nyata, memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.

🔍 Discovery Learning – siswa menemukan sendiri cara menyelesaikan soal cerita penjumlahan melalui benda konkret.

🧑‍🏫 Demonstrasi – guru mencontohkan cara membaca soal cerita dan mengubahnya menjadi kalimat matematika.

💬 Tanya Jawab & Diskusi Kelompok – siswa berdiskusi menentukan bilangan yang dijumlahkan dari soal cerita.

🎲 Permainan Edukatif (Games) – permainan “tebak soal cerita” menggunakan gambar dan kartu bilangan.

📝 Penugasan – latihan menyelesaikan soal cerita penjumlahan secara bertingkat.

 5 Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah

الرَّزَّاق

Ar-Razzaq (Yang Maha Pemberi Rezeki)

Allah memberi rezeki yang bisa terus bertambah kepada hamba-Nya.

الْوَهَّاب

Al-Wahhab (Yang Maha Pemberi)

Allah memberi karunia tanpa henti, seperti bilangan yang terus bertambah saat kita menjumlahkan.

الْحَسِيب

Al-Hasib (Yang Maha Membuat Perhitungan)

Allah menghitung setiap nikmat dan rezeki yang diberikan-Nya kepada kita.

💡 Kaitan dengan Materi Hari Ini

Allah Ar-Razzaq memberi rezeki yang terus bertambah kepada hamba-Nya. Allah Al-Wahhab adalah Yang Maha Pemberi, memberikan karunia tanpa henti, seperti bilangan yang terus bertambah saat kita menjumlahkan. Allah Al-Hasib menghitung setiap nikmat yang diberikan-Nya, maka hari ini kita akan belajar menghitung penjumlahan melalui cerita sehari-hari.

🤔 Pertanyaan Perenungan:

1. Allah Ar-Razzaq memberi rezeki yang bertambah. Jika kamu diberi 3 permen lalu ditambah 2 permen lagi, berapa jumlah permenmu sekarang?

2. Allah Al-Wahhab adalah Yang Maha Pemberi. Bagaimana perasaanmu jika mendapatkan tambahan sesuatu yang kamu sukai?

3. Allah Al-Hasib menghitung nikmat-Nya. Mengapa kita perlu bersyukur atas setiap tambahan rezeki yang kita terima?

 6 Yuk, Ingat Lagi! (Penjumlahan yang Hasilnya 10)

Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!

1. 1 + 9 = 10.  B / S

2. 5 + 5 = 11.  B / S

3. Pasangan bilangan 4 dan 6 jika dijumlahkan hasilnya 10.  B / S

4. 3 + 7 = 9.  B / S

5. 2 + 8 = 10.  B / S

✅ Kunci Jawaban Review:

1. Benar   2. Salah (5 + 5 = 10)   3. Benar   4. Salah (3 + 7 = 10)   5. Benar

 7 Video Pembelajaran

🎬 Tonton video cara menyelesaikan soal cerita penjumlahan di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!

 8 Ayo Belajar: Cerita Penjumlahan

📖 A. Mengenal Soal Cerita Penjumlahan

Soal cerita penjumlahan adalah soal yang menceritakan suatu kejadian sehari-hari yang melibatkan penjumlahan.

Contoh: “Rani memiliki 3 apel. Ibu memberi 2 apel lagi. Berapa jumlah apel Rani sekarang?” Jawaban: 3 + 2 = 5. Jadi, apel Rani sekarang berjumlah 5.

🔢 B. Langkah-langkah Menyelesaikan Soal Cerita

1. Baca soal cerita dengan tenang dan teliti.

2. Tentukan bilangan-bilangan yang akan dijumlahkan.

3. Tuliskan kalimat matematikanya, misalnya 3 + 2 = ....

4. Hitung hasil penjumlahannya, lalu tuliskan jawaban lengkap.

🍊 C. Contoh Soal Cerita Lain

“Dito mempunyai 4 kelereng. Temannya memberi 3 kelereng lagi. Berapa jumlah kelereng Dito sekarang?” (4 + 3 = 7)

“Ibu membeli 5 telur, kemudian membeli lagi 4 telur. Berapa jumlah telur ibu sekarang?” (5 + 4 = 9)

 9 Ayo Berlatih! (10 Soal Pilihan Ganda)

MUDAH

1. Rani memiliki 3 apel. Ibu memberi 2 apel lagi. Jumlah apel Rani sekarang adalah ....

A. 4

B. 5

C. 6

D. 3

MUDAH

2. Dito mempunyai 4 kelereng. Temannya memberi 3 kelereng lagi. Jumlah kelereng Dito sekarang adalah ....

A. 6

B. 7

C. 8

D. 5

MUDAH

3. 2 + 3 = ....

A. 4

B. 5

C. 6

D. 7

SEDANG

4. Ibu membeli 5 telur, kemudian membeli lagi 4 telur. Jumlah telur ibu sekarang adalah ....

A. 8

B. 9

C. 10

D. 7

SEDANG

5. Ani mempunyai 6 pensil. Ayah memberi 3 pensil lagi. Jumlah pensil Ani sekarang adalah ....

A. 8

B. 9

C. 10

D. 7

SEDANG

6. Bayu memiliki 7 kelereng merah dan 2 kelereng biru. Jumlah seluruh kelereng Bayu adalah ....

A. 8

B. 9

C. 10

D. 5

SEDANG

7. Kalimat matematika yang tepat untuk soal “Sinta memiliki 4 buku, lalu diberi 5 buku lagi” adalah ....

A. 4 + 5 = 9

B. 4 - 5 = -1

C. 5 + 4 = 8

D. 4 + 4 = 8

SUKAR

8. Farhan memiliki 8 layang-layang. Ia membeli lagi 5 layang-layang. Jumlah layang-layang Farhan sekarang adalah ....

A. 12

B. 13

C. 14

D. 11

SUKAR

9. Pak Budi memiliki 6 ekor ayam. Kemudian ia membeli lagi 7 ekor ayam. Jumlah ayam Pak Budi sekarang adalah ....

A. 12

B. 13

C. 14

D. 11

SUKAR

10. Langkah pertama yang harus dilakukan saat menyelesaikan soal cerita penjumlahan adalah ....

A. langsung menuliskan jawaban

B. membaca soal dengan teliti

C. menebak jawaban

D. mengabaikan soal

 Kunci Jawaban

1. B

2. B

3. B

4. B

5. B

6. B

7. A

8. B

9. B

10. B

 10 Jejak Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:

🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)

       Mengenal Asmaul Husna Ar-Razzaq, Al-Wahhab, dan Al-Hasib di awal pembelajaran melatih siswa merenungkan nikmat rezeki yang terus bertambah.

       Kegiatan membaca soal cerita dengan tenang melatih ketelitian siswa menentukan bilangan yang dijumlahkan.

       Memeriksa kembali hasil penjumlahan sebelum menuliskan jawaban akhir melatih kesadaran diri siswa.

🎯 Meaningful (Bermakna)

       Soal cerita penjumlahan dikaitkan dengan pengalaman nyata siswa, seperti mendapatkan mainan atau buah tambahan.

       Siswa membuat soal cerita penjumlahan sederhana berdasarkan pengalamannya sendiri.

😄 Joyful (Menyenangkan)

       Permainan “tebak soal cerita” menggunakan gambar dan kartu bilangan membuat siswa lebih mudah dan senang berlatih.

       Kegiatan berhitung melalui cerita membuat siswa antusias tanpa merasa tertekan.

 11 Kesimpulan

Hari ini kita belajar menyelesaikan soal cerita penjumlahan sederhana dengan langkah membaca soal, menentukan bilangan, menuliskan kalimat matematika, lalu menghitung hasilnya. Seperti Allah Ar-Razzaq dan Al-Wahhab yang terus memberi rezeki yang bertambah, mari kita bersyukur dan terus berlatih berhitung dengan teliti. 🌟


 

MATERI 2 – PENDIDIKAN PANCASILA

IDENTITAS

Nama Guru                           : Elisa Eka Anggraini, S.Pd.

Mapel                                     : Pendidikan Pancasila

Hari / Tanggal      : Senin / 21 September 2026

Fase / Kelas                           : A / 1 Umar bin Khattab

Materi                                    : Berbeda Itu Indah

 1 Capaian Pembelajaran (CP)

Elemen: Bhinneka Tunggal Ika – Fase A (Kelas I dan II)

Pada akhir Fase A, peserta didik dapat mengenal keberagaman suku, budaya, fisik, dan kegemaran yang ada di sekitarnya, serta menunjukkan sikap menghargai dan menerima perbedaan sebagai sesuatu yang indah.

 2 Tujuan Pembelajaran

🎯 TP UMUM

Murid dapat mengenal berbagai perbedaan (suku, budaya, fisik, kegemaran) pada teman-temannya dan menunjukkan sikap menghargai perbedaan tersebut.

🌍 MEANINGFUL

Melalui pengamatan teman-teman di kelas, peserta didik mampu mengaitkan perbedaan fisik, suku, dan kegemaran dengan keberagaman yang ada di lingkungan sekitarnya.

🗣️ MEANINGFUL

Peserta didik mampu menceritakan perbedaan dirinya dengan teman, misalnya warna kulit, bentuk rambut, atau makanan kesukaan.

🧘 MINDFUL

Melalui kegiatan mengamati teman-teman dengan tenang dan teliti, peserta didik mampu mengenali berbagai perbedaan yang ada tanpa mengejek.

🔍 MINDFUL

Peserta didik mampu merefleksikan sikap menghargai perbedaan sebelum bersikap atau berbicara kepada teman.

😄 JOYFUL

Melalui permainan “cari teman berbeda” dan kegiatan menggambar keragaman teman sekelas, peserta didik mampu belajar dengan gembira dan penuh semangat.

 3 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran diri (mindful), pemahaman konsep inti (TP umum), pemaknaan dalam kehidupan (meaningful), hingga penerapannya secara menyenangkan (joyful):

Kode

Alur Tujuan Pembelajaran

3.1

MINDFUL Peserta didik mengamati perbedaan fisik, suku, dan kegemaran teman-teman dengan tenang dan teliti.

3.2

TP UMUM Peserta didik mengenal berbagai perbedaan pada teman-temannya dan menunjukkan sikap menghargai perbedaan tersebut. ← inti materi

3.3

MEANINGFUL Peserta didik mengaitkan perbedaan fisik, suku, dan kegemaran dengan keberagaman di lingkungan sekitar.

3.4

MEANINGFUL Peserta didik menceritakan perbedaan dirinya dengan teman.

3.5

MINDFUL Peserta didik merefleksikan sikap menghargai perbedaan sebelum bersikap atau berbicara.

3.6

JOYFUL Peserta didik mempraktikkan permainan “cari teman berbeda” dan menggambar keragaman teman sekelas dengan gembira.

 

 4 Model & Metode Pembelajaran

🌱 Model: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis pengamatan dan pengalaman nyata, memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.

🔍 Discovery Learning – siswa menemukan sendiri berbagai perbedaan pada teman-temannya melalui pengamatan.

🧑‍🏫 Demonstrasi – guru menunjukkan gambar/contoh keberagaman suku dan budaya di Indonesia.

💬 Tanya Jawab & Diskusi Kelompok – siswa menyebutkan perbedaan dan persamaan yang dimiliki bersama teman.

🎲 Permainan Edukatif (Games) – permainan “cari teman berbeda” untuk menemukan keunikan masing-masing.

📝 Penugasan – latihan menuliskan dan menggambar perbedaan yang dimiliki bersama teman secara bertingkat.

 5 Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah

الْخَالِق

Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta)

Allah menciptakan manusia dengan rupa, suku, dan sifat yang berbeda-beda.

الْجَمِيل

Al-Jamil (Yang Maha Indah)

Allah menyukai keindahan, dan perbedaan yang ada adalah salah satu bentuk keindahan ciptaan-Nya.

الرَّحْمَن

Ar-Rahman (Yang Maha Pengasih)

Allah menyayangi semua manusia tanpa membeda-bedakan, maka kita pun harus saling menghargai meski berbeda.

💡 Kaitan dengan Materi Hari Ini

Allah Al-Khaliq menciptakan manusia dengan rupa, suku, dan sifat yang berbeda-beda. Allah Al-Jamil menyukai keindahan, dan perbedaan yang ada di antara kita adalah salah satu bentuk keindahan ciptaan-Nya. Allah Ar-Rahman menyayangi semua manusia tanpa membeda-bedakan, maka kita pun harus saling menghargai dan menghormati meskipun berbeda.

🤔 Pertanyaan Perenungan:

1. Allah Al-Khaliq menciptakan kita berbeda-beda. Sebutkan satu perbedaan yang kamu miliki dengan temanmu!

2. Allah Al-Jamil menyukai keindahan. Menurutmu, mengapa perbedaan bisa disebut indah?

3. Allah Ar-Rahman menyayangi semua manusia tanpa membeda-bedakan. Bagaimana caramu menghargai teman yang berbeda denganmu?

 6 Yuk, Ingat Lagi! (Agama dan Kepercayaanku)

Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!

1. Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu adalah agama yang diakui di Indonesia.  B / S

2. Tempat ibadah umat Hindu adalah Masjid.  B / S

3. Kita harus menghormati teman yang berbeda agama.  B / S

4. Semboyan bangsa Indonesia adalah “Bhinneka Tunggal Ika”.  B / S

5. Kitab suci umat Buddha adalah Alkitab.  B / S

✅ Kunci Jawaban Review:

1. Benar   2. Salah (tempat ibadah umat Hindu adalah Pura)   3. Benar   4. Benar   5. Salah (kitab suci umat Buddha adalah Tripitaka)

 7 Video Pembelajaran

🎬 Tonton video keberagaman suku dan budaya di Indonesia di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!

 8 Ayo Belajar: Berbeda Itu Indah

🌏 A. Mengenal Perbedaan di Sekitar Kita

Perbedaan fisik: warna kulit, bentuk rambut, tinggi badan.

Perbedaan suku dan budaya: bahasa daerah, pakaian adat, makanan khas.

Perbedaan kegemaran: hobi, makanan kesukaan, cita-cita.

🤝 B. Sikap Menghargai Perbedaan

1. Tidak mengejek perbedaan fisik atau kebiasaan teman.

2. Mau berteman dengan siapa saja tanpa membeda-bedakan.

3. Menghargai kebiasaan dan budaya teman yang berbeda.

4. Belajar hal baru dari perbedaan yang ada.

🎨 C. Cara Berlatih Menghargai Perbedaan

1. Amati temanmu di kelas, lalu sebutkan satu perbedaan dan satu persamaan yang kalian miliki.

2. Ceritakan kebiasaan atau makanan khas dari daerah asalmu kepada teman-teman.

3. Gambarlah dirimu dan temanmu untuk menunjukkan keberagaman yang ada di kelas.

 9 Ayo Berlatih! (10 Soal Pilihan Ganda)

MUDAH

1. Perbedaan warna kulit, bentuk rambut, dan tinggi badan disebut perbedaan ....

A. fisik

B. suku

C. budaya

D. hobi

MUDAH

2. Semboyan bangsa Indonesia yang mengajarkan persatuan dalam keberagaman adalah ....

A. Garuda Pancasila

B. Bhinneka Tunggal Ika

C. Merdeka

D. Sumpah Pemuda

MUDAH

3. Sikap yang tepat terhadap teman yang berbeda adalah ....

A. mengejeknya

B. menghargainya

C. menjauhinya

D. memusuhinya

SEDANG

4. Contoh perbedaan budaya adalah ....

A. warna kulit

B. tinggi badan

C. bahasa daerah dan pakaian adat

D. bentuk rambut

SEDANG

5. Jika temanmu memiliki makanan kesukaan yang berbeda denganmu, sikap yang tepat adalah ....

A. mengejeknya

B. menghargai pilihannya

C. memaksanya menyukai makananmu

D. menjauhinya

SEDANG

6. Perbedaan hobi, makanan kesukaan, dan cita-cita termasuk perbedaan ....

A. fisik

B. kegemaran

C. suku

D. agama

SEDANG

7. Mengapa perbedaan yang ada di sekitar kita bisa disebut indah?

A. karena membuat kita bermusuhan

B. karena membuat kehidupan lebih beragam dan menarik

C. karena tidak penting

D. karena membuat kita terpecah belah

SUKAR

8. Jika ada teman yang mengejek perbedaan fisik temannya, sikap yang tepat adalah ....

A. ikut mengejek

B. mengingatkan agar tidak mengejek

C. diam saja

D. mendukungnya

SUKAR

9. Menurutmu, apa manfaat mengenal budaya daerah lain yang berbeda dengan budaya kita?

A. menambah wawasan dan mempererat persaudaraan

B. membuat bingung

C. tidak ada manfaatnya

D. membuat bermusuhan

SUKAR

10. Sikap yang mencerminkan semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” adalah ....

A. hanya berteman dengan yang sama sukunya

B. bersatu meski berbeda-beda

C. saling bermusuhan karena berbeda

D. mengejek budaya lain

 Kunci Jawaban

1. A

2. B

3. B

4. C

5. B

6. B

7. B

8. B

9. A

10. B

 10 Jejak Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:

🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)

       Mengenal Asmaul Husna Al-Khaliq, Al-Jamil, dan Ar-Rahman di awal pembelajaran melatih siswa merenungkan keindahan perbedaan ciptaan Allah.

       Kegiatan mengamati teman-teman dengan tenang melatih ketelitian siswa mengenali perbedaan tanpa mengejek.

       Merefleksikan sikap menghargai perbedaan sebelum bersikap melatih kesadaran diri siswa.

🎯 Meaningful (Bermakna)

       Perbedaan fisik, suku, dan kegemaran dikaitkan dengan keberagaman nyata di lingkungan kelas siswa.

       Siswa menceritakan perbedaan dirinya dengan teman, misalnya warna kulit, bentuk rambut, atau makanan kesukaan.

😄 Joyful (Menyenangkan)

       Permainan “cari teman berbeda” membuat siswa lebih mudah dan senang mengenal keberagaman.

       Kegiatan menggambar keragaman teman sekelas membuat siswa antusias belajar tanpa merasa tertekan.

 11 Kesimpulan

Hari ini kita belajar bahwa berbeda itu indah — perbedaan fisik, suku, budaya, dan kegemaran adalah bagian dari keberagaman yang perlu kita hargai. Seperti Allah Al-Jamil yang menyukai keindahan dan Allah Ar-Rahman yang menyayangi semua manusia tanpa membeda-bedakan, mari kita saling menghargai dan menyayangi teman meskipun berbeda. 🌟