MATERI 1 – MATEMATIKA
IDENTITAS
Nama
Guru : Bella Permatasari, S.Pd.
Mapel : Matematika
Hari
/ Tanggal : Senin / 21 September 2026
Fase
/ Kelas : A / 1 Umar bin Khattab
Materi : Cerita Penjumlahan
1 Capaian Pembelajaran (CP)
Elemen: Bilangan – Fase A (Kelas I dan II)
Pada akhir
Fase A, peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number
sense) pada bilangan cacah sampai 100, serta menyelesaikan masalah
sehari-hari yang berkaitan dengan penjumlahan melalui soal cerita sederhana.
2 Tujuan Pembelajaran
🎯 TP UMUM
Murid dapat
memahami dan menyelesaikan soal cerita penjumlahan sederhana menggunakan
benda konkret dan gambar.
🍎 MEANINGFUL
Melalui soal
cerita yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari (jumlah mainan, buah, atau
hewan), peserta didik mampu memahami makna penjumlahan dalam konteks
nyata.
🗣️ MEANINGFUL
Peserta
didik mampu membuat soal cerita penjumlahan sederhana berdasarkan pengalamannya
sendiri.
🧘 MINDFUL
Melalui
kegiatan membaca soal cerita dengan tenang dan teliti, peserta didik mampu
menentukan bilangan yang perlu dijumlahkan dengan tepat.
🔍 MINDFUL
Peserta
didik mampu memeriksa kembali hasil penjumlahannya sebelum menuliskan jawaban
akhir.
😄 JOYFUL
Melalui
permainan “tebak soal cerita” menggunakan gambar dan kartu bilangan, peserta
didik mampu berlatih menyelesaikan soal cerita penjumlahan dengan gembira dan
penuh semangat.
3 Alur Tujuan Pembelajaran
(ATP)
Berikut alur
pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran diri (mindful),
pemahaman konsep inti (TP umum), pemaknaan dalam kehidupan (meaningful), hingga
penerapannya secara menyenangkan (joyful):
|
Kode |
Alur
Tujuan Pembelajaran |
|
3.1 |
MINDFUL
Peserta
didik membaca dan mengamati soal cerita dengan tenang dan teliti. |
|
3.2 |
TP
UMUM Peserta
didik memahami dan menyelesaikan soal cerita penjumlahan sederhana
menggunakan benda konkret dan gambar. ← inti materi |
|
3.3 |
MEANINGFUL
Peserta
didik memahami makna penjumlahan dalam konteks nyata melalui soal cerita
sehari-hari. |
|
3.4 |
MEANINGFUL
Peserta
didik membuat soal cerita penjumlahan sederhana berdasarkan pengalaman
sendiri. |
|
3.5 |
MINDFUL
Peserta
didik memeriksa kembali hasil penjumlahan sebelum menuliskan jawaban akhir. |
|
3.6 |
JOYFUL
Peserta
didik mempraktikkan menyelesaikan soal cerita penjumlahan melalui permainan
“tebak soal cerita” dengan gembira. |
4 Model & Metode
Pembelajaran
🌱
Model: Pembelajaran
Mendalam (Deep Learning) berbasis soal cerita dan pengalaman nyata,
memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.
🔍
Discovery Learning – siswa menemukan sendiri cara menyelesaikan
soal cerita penjumlahan melalui benda konkret.
🧑🏫
Demonstrasi – guru mencontohkan cara membaca soal cerita dan
mengubahnya menjadi kalimat matematika.
💬
Tanya Jawab & Diskusi Kelompok – siswa berdiskusi menentukan bilangan yang
dijumlahkan dari soal cerita.
🎲
Permainan Edukatif (Games) – permainan “tebak soal cerita” menggunakan
gambar dan kartu bilangan.
📝
Penugasan – latihan menyelesaikan soal cerita penjumlahan
secara bertingkat.
5 Pembukaan: Mengenal
Kebesaran Allah
الرَّزَّاق
Ar-Razzaq (Yang Maha Pemberi
Rezeki)
Allah
memberi rezeki yang bisa terus bertambah kepada hamba-Nya.
الْوَهَّاب
Al-Wahhab (Yang Maha Pemberi)
Allah
memberi karunia tanpa henti, seperti bilangan yang terus bertambah saat kita
menjumlahkan.
الْحَسِيب
Al-Hasib (Yang Maha Membuat
Perhitungan)
Allah
menghitung setiap nikmat dan rezeki yang diberikan-Nya kepada kita.
💡
Kaitan dengan Materi Hari Ini
Allah
Ar-Razzaq memberi rezeki yang terus bertambah kepada hamba-Nya. Allah Al-Wahhab
adalah Yang Maha Pemberi, memberikan karunia tanpa henti, seperti bilangan yang
terus bertambah saat kita menjumlahkan. Allah Al-Hasib menghitung setiap nikmat
yang diberikan-Nya, maka hari ini kita akan belajar menghitung penjumlahan
melalui cerita sehari-hari.
🤔 Pertanyaan Perenungan:
1. Allah
Ar-Razzaq memberi rezeki yang bertambah. Jika kamu diberi 3 permen lalu
ditambah 2 permen lagi, berapa jumlah permenmu sekarang?
2. Allah
Al-Wahhab adalah Yang Maha Pemberi. Bagaimana perasaanmu jika mendapatkan
tambahan sesuatu yang kamu sukai?
3. Allah
Al-Hasib menghitung nikmat-Nya. Mengapa kita perlu bersyukur atas setiap
tambahan rezeki yang kita terima?
6 Yuk, Ingat Lagi!
(Penjumlahan yang Hasilnya 10)
Sebelum belajar
materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan
berikut ini!
1.
1 + 9 = 10. B / S
2.
5 + 5 = 11. B / S
3.
Pasangan bilangan 4 dan 6 jika
dijumlahkan hasilnya 10. B / S
4.
3 + 7 = 9. B / S
5.
2 + 8 = 10. B / S
✅
Kunci Jawaban Review:
1.
Benar 2. Salah (5 + 5 = 10) 3. Benar
4. Salah (3 + 7 = 10) 5. Benar
7 Video Pembelajaran
🎬 Tonton video cara menyelesaikan soal
cerita penjumlahan di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!
8 Ayo Belajar: Cerita
Penjumlahan
📖
A. Mengenal Soal Cerita Penjumlahan
Soal cerita
penjumlahan adalah soal yang menceritakan suatu kejadian sehari-hari yang
melibatkan penjumlahan.
Contoh:
“Rani memiliki 3 apel. Ibu memberi 2 apel lagi. Berapa jumlah apel Rani
sekarang?” Jawaban: 3 + 2 = 5. Jadi, apel Rani sekarang berjumlah 5.
🔢
B. Langkah-langkah Menyelesaikan Soal Cerita
1. Baca soal cerita
dengan tenang dan teliti.
2. Tentukan
bilangan-bilangan yang akan dijumlahkan.
3. Tuliskan kalimat
matematikanya, misalnya 3 + 2 = ....
4. Hitung hasil
penjumlahannya, lalu tuliskan jawaban lengkap.
🍊
C. Contoh Soal Cerita Lain
“Dito
mempunyai 4 kelereng. Temannya memberi 3 kelereng lagi. Berapa jumlah kelereng
Dito sekarang?” (4 + 3 = 7)
“Ibu membeli
5 telur, kemudian membeli lagi 4 telur. Berapa jumlah telur ibu sekarang?” (5 +
4 = 9)
9 Ayo Berlatih! (10 Soal
Pilihan Ganda)
MUDAH
1.
Rani memiliki 3 apel. Ibu memberi 2 apel lagi. Jumlah apel Rani sekarang adalah
....
A. 4
B. 5
C. 6
D. 3
MUDAH
2.
Dito mempunyai 4 kelereng. Temannya memberi 3 kelereng lagi. Jumlah kelereng
Dito sekarang adalah ....
A. 6
B. 7
C. 8
D. 5
MUDAH
3.
2 + 3 = ....
A. 4
B. 5
C. 6
D. 7
SEDANG
4.
Ibu membeli 5 telur, kemudian membeli lagi 4 telur. Jumlah telur ibu sekarang
adalah ....
A. 8
B. 9
C. 10
D. 7
SEDANG
5.
Ani mempunyai 6 pensil. Ayah memberi 3 pensil lagi. Jumlah pensil Ani sekarang
adalah ....
A. 8
B. 9
C. 10
D. 7
SEDANG
6.
Bayu memiliki 7 kelereng merah dan 2 kelereng biru. Jumlah seluruh kelereng
Bayu adalah ....
A. 8
B. 9
C. 10
D. 5
SEDANG
7.
Kalimat matematika yang tepat untuk soal “Sinta memiliki 4 buku, lalu diberi 5
buku lagi” adalah ....
A. 4 + 5 = 9
B. 4 - 5 = -1
C. 5 + 4 = 8
D. 4 + 4 = 8
SUKAR
8.
Farhan memiliki 8 layang-layang. Ia membeli lagi 5 layang-layang. Jumlah
layang-layang Farhan sekarang adalah ....
A. 12
B. 13
C. 14
D. 11
SUKAR
9.
Pak Budi memiliki 6 ekor ayam. Kemudian ia membeli lagi 7 ekor ayam. Jumlah
ayam Pak Budi sekarang adalah ....
A. 12
B. 13
C. 14
D. 11
SUKAR
10.
Langkah pertama yang harus dilakukan saat menyelesaikan soal cerita penjumlahan
adalah ....
A. langsung
menuliskan jawaban
B. membaca soal
dengan teliti
C. menebak
jawaban
D. mengabaikan
soal
✓ Kunci Jawaban
1. B
2. B
3. B
4. B
5. B
6. B
7. A
8. B
9. B
10. B
10 Jejak Pembelajaran Mendalam
Pembelajaran hari
ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur
berikut:
🧘 Mindful
(Kesadaran Penuh)
● Mengenal
Asmaul Husna Ar-Razzaq, Al-Wahhab, dan Al-Hasib di awal pembelajaran melatih
siswa merenungkan nikmat rezeki yang terus bertambah.
● Kegiatan
membaca soal cerita dengan tenang melatih ketelitian siswa menentukan bilangan
yang dijumlahkan.
● Memeriksa
kembali hasil penjumlahan sebelum menuliskan jawaban akhir melatih kesadaran
diri siswa.
🎯 Meaningful
(Bermakna)
● Soal cerita
penjumlahan dikaitkan dengan pengalaman nyata siswa, seperti mendapatkan mainan
atau buah tambahan.
● Siswa
membuat soal cerita penjumlahan sederhana berdasarkan pengalamannya sendiri.
😄 Joyful
(Menyenangkan)
● Permainan
“tebak soal cerita” menggunakan gambar dan kartu bilangan membuat siswa lebih
mudah dan senang berlatih.
● Kegiatan
berhitung melalui cerita membuat siswa antusias tanpa merasa tertekan.
11 Kesimpulan
Hari ini kita
belajar menyelesaikan soal cerita penjumlahan sederhana dengan langkah
membaca soal, menentukan bilangan, menuliskan kalimat matematika, lalu
menghitung hasilnya. Seperti Allah Ar-Razzaq dan Al-Wahhab yang terus memberi
rezeki yang bertambah, mari kita bersyukur dan terus berlatih berhitung dengan
teliti. 🌟
MATERI 2 – PENDIDIKAN
PANCASILA
IDENTITAS
Nama
Guru : Elisa Eka Anggraini, S.Pd.
Mapel : Pendidikan Pancasila
Hari
/ Tanggal : Senin / 21 September 2026
Fase
/ Kelas : A / 1 Umar bin Khattab
Materi : Berbeda Itu Indah
1 Capaian Pembelajaran (CP)
Elemen: Bhinneka Tunggal Ika – Fase A (Kelas I dan II)
Pada akhir
Fase A, peserta didik dapat mengenal keberagaman suku, budaya, fisik, dan
kegemaran yang ada di sekitarnya, serta menunjukkan sikap menghargai dan
menerima perbedaan sebagai sesuatu yang indah.
2 Tujuan Pembelajaran
🎯 TP UMUM
Murid dapat
mengenal berbagai perbedaan (suku, budaya, fisik, kegemaran) pada
teman-temannya dan menunjukkan sikap menghargai perbedaan tersebut.
🌍 MEANINGFUL
Melalui
pengamatan teman-teman di kelas, peserta didik mampu mengaitkan perbedaan
fisik, suku, dan kegemaran dengan keberagaman yang ada di lingkungan
sekitarnya.
🗣️ MEANINGFUL
Peserta
didik mampu menceritakan perbedaan dirinya dengan teman, misalnya warna kulit,
bentuk rambut, atau makanan kesukaan.
🧘 MINDFUL
Melalui
kegiatan mengamati teman-teman dengan tenang dan teliti, peserta didik mampu
mengenali berbagai perbedaan yang ada tanpa mengejek.
🔍 MINDFUL
Peserta
didik mampu merefleksikan sikap menghargai perbedaan sebelum bersikap atau
berbicara kepada teman.
😄 JOYFUL
Melalui
permainan “cari teman berbeda” dan kegiatan menggambar keragaman teman sekelas,
peserta didik mampu belajar dengan gembira dan penuh semangat.
3 Alur Tujuan Pembelajaran
(ATP)
Berikut alur
pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran diri (mindful),
pemahaman konsep inti (TP umum), pemaknaan dalam kehidupan (meaningful), hingga
penerapannya secara menyenangkan (joyful):
|
Kode |
Alur
Tujuan Pembelajaran |
|
3.1 |
MINDFUL
Peserta
didik mengamati perbedaan fisik, suku, dan kegemaran teman-teman dengan
tenang dan teliti. |
|
3.2 |
TP
UMUM Peserta
didik mengenal berbagai perbedaan pada teman-temannya dan menunjukkan sikap
menghargai perbedaan tersebut. ← inti materi |
|
3.3 |
MEANINGFUL
Peserta
didik mengaitkan perbedaan fisik, suku, dan kegemaran dengan keberagaman di
lingkungan sekitar. |
|
3.4 |
MEANINGFUL
Peserta
didik menceritakan perbedaan dirinya dengan teman. |
|
3.5 |
MINDFUL
Peserta
didik merefleksikan sikap menghargai perbedaan sebelum bersikap atau
berbicara. |
|
3.6 |
JOYFUL
Peserta
didik mempraktikkan permainan “cari teman berbeda” dan menggambar keragaman
teman sekelas dengan gembira. |
4 Model & Metode
Pembelajaran
🌱
Model: Pembelajaran
Mendalam (Deep Learning) berbasis pengamatan dan pengalaman nyata,
memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.
🔍
Discovery Learning – siswa menemukan sendiri berbagai perbedaan
pada teman-temannya melalui pengamatan.
🧑🏫
Demonstrasi – guru menunjukkan gambar/contoh keberagaman
suku dan budaya di Indonesia.
💬
Tanya Jawab & Diskusi Kelompok – siswa menyebutkan perbedaan dan persamaan yang
dimiliki bersama teman.
🎲
Permainan Edukatif (Games) – permainan “cari teman berbeda” untuk menemukan
keunikan masing-masing.
📝
Penugasan – latihan menuliskan dan menggambar perbedaan
yang dimiliki bersama teman secara bertingkat.
5 Pembukaan: Mengenal
Kebesaran Allah
الْخَالِق
Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta)
Allah
menciptakan manusia dengan rupa, suku, dan sifat yang berbeda-beda.
الْجَمِيل
Al-Jamil (Yang Maha Indah)
Allah
menyukai keindahan, dan perbedaan yang ada adalah salah satu bentuk keindahan
ciptaan-Nya.
الرَّحْمَن
Ar-Rahman (Yang Maha Pengasih)
Allah
menyayangi semua manusia tanpa membeda-bedakan, maka kita pun harus saling
menghargai meski berbeda.
💡
Kaitan dengan Materi Hari Ini
Allah
Al-Khaliq menciptakan manusia dengan rupa, suku, dan sifat yang berbeda-beda.
Allah Al-Jamil menyukai keindahan, dan perbedaan yang ada di antara kita adalah
salah satu bentuk keindahan ciptaan-Nya. Allah Ar-Rahman menyayangi semua
manusia tanpa membeda-bedakan, maka kita pun harus saling menghargai dan
menghormati meskipun berbeda.
🤔 Pertanyaan Perenungan:
1. Allah
Al-Khaliq menciptakan kita berbeda-beda. Sebutkan satu perbedaan yang kamu
miliki dengan temanmu!
2. Allah
Al-Jamil menyukai keindahan. Menurutmu, mengapa perbedaan bisa disebut indah?
3. Allah
Ar-Rahman menyayangi semua manusia tanpa membeda-bedakan. Bagaimana caramu
menghargai teman yang berbeda denganmu?
6 Yuk, Ingat Lagi! (Agama dan
Kepercayaanku)
Sebelum belajar
materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan
berikut ini!
1.
Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha,
dan Konghucu adalah agama yang diakui di Indonesia. B / S
2.
Tempat ibadah umat Hindu adalah Masjid. B / S
3.
Kita harus menghormati teman yang berbeda
agama. B
/ S
4.
Semboyan bangsa Indonesia adalah
“Bhinneka Tunggal Ika”. B / S
5.
Kitab suci umat Buddha adalah Alkitab. B / S
✅
Kunci Jawaban Review:
1.
Benar 2. Salah (tempat ibadah umat
Hindu adalah Pura) 3. Benar 4. Benar
5. Salah (kitab suci umat Buddha adalah Tripitaka)
7 Video Pembelajaran
🎬 Tonton video keberagaman suku dan
budaya di Indonesia di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!
8 Ayo Belajar: Berbeda Itu
Indah
🌏
A. Mengenal Perbedaan di Sekitar Kita
Perbedaan
fisik:
warna kulit, bentuk rambut, tinggi badan.
Perbedaan
suku dan budaya: bahasa daerah, pakaian adat, makanan khas.
Perbedaan
kegemaran:
hobi, makanan kesukaan, cita-cita.
🤝
B. Sikap Menghargai Perbedaan
1. Tidak mengejek
perbedaan fisik atau kebiasaan teman.
2. Mau berteman
dengan siapa saja tanpa membeda-bedakan.
3. Menghargai
kebiasaan dan budaya teman yang berbeda.
4. Belajar hal baru
dari perbedaan yang ada.
🎨
C. Cara Berlatih Menghargai Perbedaan
1. Amati temanmu di
kelas, lalu sebutkan satu perbedaan dan satu persamaan yang kalian miliki.
2. Ceritakan
kebiasaan atau makanan khas dari daerah asalmu kepada teman-teman.
3. Gambarlah dirimu
dan temanmu untuk menunjukkan keberagaman yang ada di kelas.
9 Ayo Berlatih! (10 Soal
Pilihan Ganda)
MUDAH
1.
Perbedaan warna kulit, bentuk rambut, dan tinggi badan disebut perbedaan ....
A. fisik
B. suku
C. budaya
D. hobi
MUDAH
2.
Semboyan bangsa Indonesia yang mengajarkan persatuan dalam keberagaman adalah
....
A. Garuda
Pancasila
B. Bhinneka
Tunggal Ika
C. Merdeka
D. Sumpah Pemuda
MUDAH
3.
Sikap yang tepat terhadap teman yang berbeda adalah ....
A. mengejeknya
B. menghargainya
C. menjauhinya
D. memusuhinya
SEDANG
4.
Contoh perbedaan budaya adalah ....
A. warna kulit
B. tinggi badan
C. bahasa daerah
dan pakaian adat
D. bentuk rambut
SEDANG
5.
Jika temanmu memiliki makanan kesukaan yang berbeda denganmu, sikap yang tepat
adalah ....
A. mengejeknya
B. menghargai
pilihannya
C. memaksanya
menyukai makananmu
D. menjauhinya
SEDANG
6.
Perbedaan hobi, makanan kesukaan, dan cita-cita termasuk perbedaan ....
A. fisik
B. kegemaran
C. suku
D. agama
SEDANG
7.
Mengapa perbedaan yang ada di sekitar kita bisa disebut indah?
A. karena membuat
kita bermusuhan
B. karena membuat
kehidupan lebih beragam dan menarik
C. karena tidak
penting
D. karena membuat
kita terpecah belah
SUKAR
8.
Jika ada teman yang mengejek perbedaan fisik temannya, sikap yang tepat adalah
....
A. ikut mengejek
B. mengingatkan
agar tidak mengejek
C. diam saja
D. mendukungnya
SUKAR
9.
Menurutmu, apa manfaat mengenal budaya daerah lain yang berbeda dengan budaya
kita?
A. menambah
wawasan dan mempererat persaudaraan
B. membuat
bingung
C. tidak ada
manfaatnya
D. membuat
bermusuhan
SUKAR
10.
Sikap yang mencerminkan semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” adalah ....
A. hanya berteman
dengan yang sama sukunya
B. bersatu meski
berbeda-beda
C. saling
bermusuhan karena berbeda
D. mengejek
budaya lain
✓ Kunci Jawaban
1. A
2. B
3. B
4. C
5. B
6. B
7. B
8. B
9. A
10. B
10 Jejak Pembelajaran Mendalam
Pembelajaran hari
ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur
berikut:
🧘 Mindful
(Kesadaran Penuh)
● Mengenal
Asmaul Husna Al-Khaliq, Al-Jamil, dan Ar-Rahman di awal pembelajaran melatih
siswa merenungkan keindahan perbedaan ciptaan Allah.
● Kegiatan
mengamati teman-teman dengan tenang melatih ketelitian siswa mengenali
perbedaan tanpa mengejek.
● Merefleksikan
sikap menghargai perbedaan sebelum bersikap melatih kesadaran diri siswa.
🎯 Meaningful
(Bermakna)
● Perbedaan
fisik, suku, dan kegemaran dikaitkan dengan keberagaman nyata di lingkungan
kelas siswa.
● Siswa
menceritakan perbedaan dirinya dengan teman, misalnya warna kulit, bentuk
rambut, atau makanan kesukaan.
😄 Joyful
(Menyenangkan)
● Permainan
“cari teman berbeda” membuat siswa lebih mudah dan senang mengenal keberagaman.
● Kegiatan
menggambar keragaman teman sekelas membuat siswa antusias belajar tanpa merasa
tertekan.
11 Kesimpulan
Hari ini kita
belajar bahwa berbeda itu indah — perbedaan fisik, suku, budaya, dan
kegemaran adalah bagian dari keberagaman yang perlu kita hargai. Seperti Allah
Al-Jamil yang menyukai keindahan dan Allah Ar-Rahman yang menyayangi semua
manusia tanpa membeda-bedakan, mari kita saling menghargai dan menyayangi teman
meskipun berbeda. 🌟