IDENTITAS
Nama Guru : Bella Permatasari, S.Pd.
Mapel : Bahasa Indonesia
Hari / Tanggal : kamis / 10 September 2026
Fase / Kelas : A / 1 Umar bin Khattab
Materi : Cara Bermain Ayunan yang Aman
1 Capaian Pembelajaran (CP)
Elemen: Menyimak, Berbicara dan Mempresentasikan, Menulis – Fase A (Kelas I dan II)
Pada akhir Fase A, peserta didik mampu menyimak dan memahami isi cerita sederhana yang dibacakan, menjawab pertanyaan tentang isi cerita, mempraktikkan cara bermain ayunan secara bergiliran dengan aman, serta menunjukkan sikap saling menghargai saat bermain bersama teman.
2 Tujuan Pembelajaran
🎯 TP UMUM
Murid dapat menyimak cerita tentang cara bermain ayunan yang aman, menjawab pertanyaan tentang isi cerita, mempraktikkan bermain bergiliran, dan menunjukkan sikap saling menghargai saat bermain.
🔄 MEANINGFUL
Melalui cerita Mika dan Tio bermain ayunan, peserta didik mampu mengaitkan cara bermain ayunan yang aman dengan pengalaman bermain mereka sendiri di taman bermain.
🗣️ MEANINGFUL
Peserta didik mampu menceritakan pengalamannya bermain ayunan bersama teman atau keluarga.
🧘 MINDFUL
Melalui kegiatan menyimak cerita dan mengamati tata cara bermain ayunan dengan tenang, peserta didik mampu memahami langkah-langkah bermain ayunan yang aman dengan tepat.
🔍 MINDFUL
Peserta didik mampu memeriksa kesiapan diri (menunggu giliran, memegang rantai ayunan) sebelum bermain ayunan.
😄 JOYFUL
Melalui praktik langsung bermain ayunan secara bergiliran dan permainan peran menirukan sikap saling menghargai, peserta didik mampu belajar dengan gembira dan penuh semangat.
3 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran diri (mindful), pemahaman konsep inti (TP umum), pemaknaan dalam kehidupan (meaningful), hingga penerapannya secara menyenangkan (joyful):
Kode | Alur Tujuan Pembelajaran |
3.1 | MINDFUL Peserta didik menyimak cerita dan mengamati tata cara bermain ayunan yang aman dengan tenang. |
3.2 | TP UMUM Peserta didik menjawab pertanyaan tentang isi cerita, mempraktikkan bermain ayunan secara bergiliran, dan menunjukkan sikap saling menghargai. ← inti materi |
3.3 | MEANINGFUL Peserta didik mengaitkan cara bermain ayunan aman dengan pengalaman bermain di taman bermain. |
3.4 | MEANINGFUL Peserta didik menceritakan pengalaman bermain ayunan bersama teman atau keluarga. |
3.5 | MINDFUL Peserta didik memeriksa kesiapan diri sebelum bermain ayunan (menunggu giliran, memegang rantai dengan erat). |
3.6 | JOYFUL Peserta didik mempraktikkan bermain ayunan bergiliran dan sikap saling menghargai dengan gembira. |
4 Model & Metode Pembelajaran
🌱 Model: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis cerita dan praktik langsung, memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.
🔍 Discovery Learning – siswa menemukan sendiri cara bermain ayunan yang aman melalui pengamatan dan diskusi.
📖 Bercerita (Storytelling) – guru menceritakan kisah Mika dan Tio bermain ayunan dengan ekspresif.
💬 Tanya Jawab & Diskusi Kelompok – siswa menjawab pertanyaan tentang isi cerita dan berdiskusi tentang cara bermain aman.
🤸 Praktik Langsung / Simulasi – siswa mempraktikkan cara duduk, memegang rantai, dan bergiliran bermain ayunan.
📝 Penugasan – latihan menjawab pertanyaan dan menuliskan aturan bermain ayunan yang aman.
5 Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah
الصَّبُور
As-Sabur (Yang Maha Penyabar)
Allah mengajarkan kita untuk bersabar menunggu giliran saat bermain bersama teman.
الْعَدْل
Al-‘Adl (Yang Maha Adil)
Allah mengajarkan kita untuk berlaku adil dan memberi kesempatan yang sama kepada teman.
الْحَافِظ
Al-Hafizh (Yang Maha Memelihara)
Allah menjaga kita, maka kita juga harus berhati-hati dan menjaga keselamatan diri saat bermain.
💡 Kaitan dengan Materi Hari Ini
Allah As-Sabur mengajarkan kita untuk bersabar menunggu giliran saat bermain ayunan bersama teman. Allah Al-‘Adl mengajarkan kita untuk memberi kesempatan yang sama kepada teman agar semua bisa bermain. Allah Al-Hafizh menjaga kita, maka kita harus berhati-hati saat bermain ayunan agar tetap aman.
🤔 Pertanyaan Perenungan:
1. Allah As-Sabur mengajarkan kita untuk bersabar. Bagaimana perasaanmu jika harus menunggu giliran bermain ayunan?
2. Allah Al-‘Adl mengajarkan kita bersikap adil. Mengapa penting memberi kesempatan yang sama kepada teman saat bermain?
3. Allah Al-Hafizh menjaga kita. Apa yang harus kita lakukan agar tetap aman saat bermain ayunan?
6 Yuk, Ingat Lagi! (Cerita Mika dan Tio Bermain Trampolin)
Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!
1. Mika dan Tio bermain trampolin di taman bermain. B / S
2. Sebelum naik trampolin, mereka tidak perlu melepas sepatu. B / S
3. Salah satu aturan bermain trampolin adalah bermain secara bergiliran. B / S
4. Mika dan Tio saling mendorong saat bermain trampolin. B / S
5. Mika dan Tio bisa bermain dengan aman karena mengikuti aturan. B / S
✅ Kunci Jawaban Review:
1. Benar 2. Salah (mereka melepas sepatu terlebih dahulu) 3. Benar 4. Salah (mereka tidak saling mendorong) 5. Benar
7 Video Pembelajaran
🎬 Tonton video cara bermain ayunan yang aman di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!
8 Ayo Belajar: Cara Bermain Ayunan yang Aman
📖 A. Menyimak Cerita “Mika dan Tio Bermain Ayunan”
Setelah puas bermain trampolin, Mika dan Tio berjalan menuju ayunan di taman bermain. Ternyata, ayunan itu hanya ada dua, dan sudah ada beberapa anak lain yang ingin bermain juga.
Tio ingin langsung naik, tetapi Mika mengingatkan, “Kita harus bergiliran, Tio. Biarkan yang datang lebih dulu bermain dulu, ya.” Mereka pun menunggu dengan sabar sambil melihat teman-temannya bermain ayunan secara bergantian.
Ketika tiba giliran mereka, Mika dan Tio duduk dengan benar di ayunan, memegang rantai dengan kedua tangan, dan tidak melompat turun saat ayunan masih bergerak. Setelah puas, mereka turun dengan hati-hati dan memberi giliran kepada teman berikutnya.
Karena bermain bergiliran dan saling menghargai, semua anak bisa bermain ayunan dengan aman dan gembira.
❓ B. Menjawab Pertanyaan tentang Isi Cerita
1. Ke mana Mika dan Tio pergi setelah bermain trampolin?
2. Mengapa mereka harus menunggu giliran?
3. Bagaimana cara duduk yang benar di ayunan?
4. Apa yang dilakukan Mika dan Tio setelah selesai bermain ayunan?
🤝 C. Mempraktikkan Bermain Bergiliran dan Saling Menghargai
Praktik: berlatihlah duduk di ayunan (atau kursi sebagai simulasi), memegang rantai dengan kedua tangan, dan turun dengan hati-hati setelah ayunan berhenti.
Latihan berbicara: ucapkan kalimat sopan saat menunggu giliran, misalnya “Boleh aku main setelah kamu, ya?”
Latihan menulis: tuliskan satu kalimat tentang cara bermain ayunan yang aman, misalnya “Aku duduk dengan benar dan memegang rantai ayunan.”
9 Ayo Berlatih! (10 Soal Pilihan Ganda)
MUDAH
1. Setelah bermain trampolin, Mika dan Tio pergi bermain ....
A. jungkat-jungkit
B. ayunan
C. perosotan
D. bola
MUDAH
2. Cara memegang ayunan yang benar adalah dengan ....
A. satu tangan
B. kedua tangan pada rantai
C. tidak berpegangan
D. memegang kaki
MUDAH
3. Sebelum bermain ayunan, Mika dan Tio harus ....
A. langsung naik
B. menunggu giliran
C. berebut
D. mendorong teman
SEDANG
4. Sikap yang ditunjukkan Mika saat mengingatkan Tio untuk menunggu giliran adalah ....
A. egois
B. sabar dan menghargai teman
C. marah
D. tidak peduli
SEDANG
5. Saat ayunan masih bergerak, sebaiknya kita ....
A. melompat turun
B. tetap duduk hingga berhenti
C. berdiri di ayunan
D. mendorong teman
SEDANG
6. Setelah selesai bermain ayunan, Mika dan Tio ....
A. langsung pergi tanpa memberi giliran
B. memberi giliran kepada teman berikutnya
C. tetap duduk di ayunan
D. mengunci ayunan
SEDANG
7. Sikap saling menghargai saat bermain ditunjukkan dengan ....
A. berebut mainan
B. memberi kesempatan teman bermain
C. mengejek teman
D. bermain sendirian
SUKAR
8. Jika ada banyak anak ingin bermain ayunan tetapi jumlah ayunan terbatas, sikap yang tepat adalah ....
A. berebut
B. bermain bergiliran dengan sabar
C. mendorong teman
D. merusak ayunan
SUKAR
9. Turun dari ayunan yang aman adalah dengan cara ....
A. melompat saat ayunan masih bergerak
B. menunggu ayunan berhenti lalu turun perlahan
C. didorong teman
D. berdiri di ayunan
SUKAR
10. Jika temanmu tidak mau bergiliran saat bermain ayunan, sikap yang tepat adalah ....
A. memaksanya
B. mengingatkan dengan sopan untuk bergiliran
C. merebut ayunan
D. marah dan pergi
10 Jejak Pembelajaran Mendalam
Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:
🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)
● Mengenal Asmaul Husna As-Sabur, Al-‘Adl, dan Al-Hafizh di awal pembelajaran melatih siswa merenungkan pentingnya sabar dan menjaga keselamatan.
● Kegiatan menyimak cerita dan mengamati tata cara bermain ayunan dengan tenang melatih ketelitian siswa memahami langkah-langkah bermain aman.
● Memeriksa kesiapan diri sebelum bermain ayunan melatih kesadaran diri siswa.
🎯 Meaningful (Bermakna)
● Cara bermain ayunan aman dikaitkan dengan pengalaman nyata siswa bermain di taman bermain.
● Siswa menceritakan pengalamannya bermain ayunan bersama teman atau keluarga.
😄 Joyful (Menyenangkan)
● Praktik langsung bermain ayunan secara bergiliran membuat siswa lebih mudah dan senang memahami cara bermain aman.
● Permainan peran menirukan sikap saling menghargai membuat siswa antusias berlatih tanpa merasa tertekan.
11 Kesimpulan
Hari ini kita belajar cara bermain ayunan yang aman, yaitu duduk dengan benar, memegang rantai dengan kedua tangan, menunggu ayunan berhenti sebelum turun, serta bermain secara bergiliran dan saling menghargai. Seperti Allah As-Sabur yang mengajarkan kesabaran dan Allah Al-‘Adl yang mengajarkan keadilan, mari kita selalu bersabar menunggu giliran dan menghargai teman saat bermain bersama. 🌟