Guru Kelas : Bella Permatasari
Muatan Pembelajaran :
1. Matematika : Menganalisis Data
2. Bahasa Indonesia : Pidato
3. Seni Rupa : Karya Seni Dari Bahan Daur Ulang
Hari/Tanggal : Senin 11 Mei 2026
Kelas / Fase : 5 / C
TP Matematika :
Murid dapat mengurutkan, membandingkan, menyajikan dan menganalisis data dalam bentuk pictogram untuk mendapatkan informasi
TP Bahasa Indonesia :
Murid dapat Menulis dan membaca naskah pidato
TP Seni Rupa :
Murid diharapkan dapat menjelaskan pengertian dan jenis-jenis limbah
Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....
MATEMATIKA
Pictogram adalah cara menyajikan data menggunakan gambar atau simbol untuk mewakili jumlah tertentu. Pictogram membuat data yang terlihat membosankan menjadi jauh lebih menarik dan mudah dimengerti.
1. Bagian-Bagian Pictogram
Sebelum membuat atau menganalisis, kita harus memperhatikan komponen utamanya:
Judul: Menjelaskan data apa yang sedang ditampilkan.
Kategori: Kelompok data yang dihitung (misal: Nama buah, Hari, atau Nama siswa).
Gambar/Simbol: Mewakili objek yang didata.
Kunci/Keterangan: Ini bagian terpenting! Keterangan menjelaskan berapa banyak nilai yang diwakili oleh satu gambar.
2. Mengurutkan dan Membandingkan Data
Dengan melihat jumlah gambar pada pictogram, kita bisa dengan cepat mengetahui:
Data Terbanyak (Modus): Kategori yang memiliki jumlah gambar paling banyak.
Data Tersedikit: Kategori yang memiliki jumlah gambar paling sedikit.
Selisih: Perbedaan jumlah antara dua kategori (Gambar A dikurangi Gambar B, lalu dikalikan nilai keterangan).
Contoh Cepat:
Jika gambar 1 pensil mewakili 10 siswa.
Kelas A punya 3 gambar pensil = 30 siswa.
Kelas B punya 5 gambar pensil = 50 siswa.
Perbandingannya: Kelas B memiliki 20 siswa lebih banyak daripada Kelas A.
3. Menyajikan Data ke Dalam Pictogram
Untuk membuat pictogram yang baik, ikuti langkah-langkah $1, 2, 3$ berikut:
Kumpulkan Data: Catat hasil pengamatan atau surveimu.
Tentukan Skala (Kunci): Pilih angka yang mudah dibagi untuk satu gambar. Jika datanya puluhan, mungkin 1 gambar = 10. Jika datanya ratusan, 1 gambar = 100.
Gambar Tablenya: Masukkan kategori dan gambar sesuai jumlah data dibagi nilai kunci.
4. Menganalisis dan Mendapatkan Informasi
Menganalisis berarti kita "bertanya" kepada data tersebut. Dari sebuah pictogram, kita bisa mendapatkan informasi seperti:
Total keseluruhan: Menjumlahkan semua gambar lalu dikalikan nilai kunci.
Tren: Apakah data cenderung naik atau turun?
Kesimpulan: Informasi penting apa yang bisa kita berikan kepada orang lain berdasarkan data tersebut?
BAHASA INDONESIA
Pidato adalah kegiatan berbicara di depan orang banyak untuk menyampaikan pendapat atau informasi. Orang yang ahli berpidato disebut Orator.
1. Cara Menulis Naskah Pidato yang Baik
Sebuah pidato yang bagus harus memiliki struktur yang lengkap. Bayangkan pidato seperti sebuah bangunan:
A. Pembukaan
Salam Pembuka: Contoh: "Assalamu’alaikum", "Selamat pagi".
Sapaan Hormat: Menyapa orang yang lebih tua atau penting. Contoh: "Yang saya hormati Bapak Kepala Sekolah..."
Rasa Syukur: Ucapan terima kasih kepada Tuhan.
B. Isi
Ini adalah bagian paling penting. Di sini kamu menjelaskan tema pidatomu.
Sampaikan masalah yang ada (misal: banyak sampah di laci meja).
Sampaikan solusi atau ajakan (misal: ayo membuang sampah pada tempatnya).
Gunakan kalimat ajakan seperti: "Marilah kita..." atau "Mari bersama-sama..."
C. Penutup
Kesimpulan: Ringkasan singkat dari isi pidato.
Permohonan Maaf: Menunjukkan kerendahan hati jika ada kesalahan kata.
Salam Penutup: Contoh: "Sekian dan terima kasih".
2. Teknik Membaca Naskah Pidato
Menulis naskah yang bagus saja tidak cukup. Kamu harus bisa menghidupkan naskah tersebut saat membacanya. Perhatikan 4 AS berikut:
Artikulasi (Kejelasan):
Ucapkan setiap kata dengan jelas. Huruf vokal ($A, I, U, E, O$) tidak boleh tertukar atau bergumam.
Aksentuasi (Penekanan):
Berikan penekanan pada kata-kata yang penting agar pendengar sadar bahwa bagian itu adalah inti pidatomu.
Adab (Sikap):
Berdiri tegak, tenang, dan tidak banyak melakukan gerakan tambahan yang tidak perlu (seperti menggaruk kepala).
Atur Napas (Intonasi):
Jangan membaca terlalu cepat seperti dikejar kereta. Gunakan tanda koma ($,$) untuk berhenti sebentar, dan titik ($.) untuk berhenti lebih lama.
SENI RUPA
a
A. Pengertian Limbah
Limbah adalah sisa bahan atau barang yang sudah tidak terpakai lagi dan dapat menjadi masalah bagi lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Dalam seni rupa, limbah dapat dimanfaatkan kembali menjadi karya yang kreatif dan bernilai guna.
B. Jenis-Jenis Limbah
Limbah dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis, yaitu:
1. Limbah Organik
Limbah yang berasal dari makhluk hidup dan mudah terurai secara alami.
Contoh:Daun kering
Kulit buah
Sisa makanan
2. Limbah Anorganik
Limbah yang berasal dari bahan non-hayati dan sulit terurai.
Contoh:Plastik
Kaleng
Botol kaca
3. Limbah Keras
Limbah yang memiliki bentuk keras dan tidak mudah berubah.
Contoh:Kayu bekas
Botol kaca
Kaleng
4. Limbah Lunak
Limbah yang bersifat lembut dan mudah dibentuk.
Contoh:Kertas bekas
Kardus
Kain perca
C. Pemanfaatan Limbah dalam Seni Rupa
Limbah dapat dimanfaatkan menjadi berbagai karya seni, seperti:
Kolase dari kertas bekas
Hiasan dari botol plastik
Kerajinan dari kain perca
Pemanfaatan limbah ini membantu:
Mengurangi sampah
Menjaga kebersihan lingkungan
Melatih kreativitas
D. Contoh Kegiatan
Membuat karya seni sederhana dari limbah, misalnya:Membuat tempat pensil dari botol bekas
Membuat kolase dari kertas majalah bekas
Latihan Soal :
1. Seorang seniman membuat pot bunga dari botol plastik bekas. Kegiatan ini merupakan contoh penerapan prinsip lingkungan yang mana?
A.Replace
B.Recycle
C.Reduce
D.Reuse
2. Mengapa penggunaan limbah organik seperti daun kering kurang cocok untuk membuat karya seni yang akan dipajang secara permanen di museum?
A. Warnanya kurang menarik dibandingkan plastik
B. Limbah organik berbahaya bagi kesehatan manusia
C. Bahannya mudah terurai dan rapuh seiring waktu
D. Limbah organik sulit didapatkan di alam
3. Andi memiliki banyak potongan sisa kain dari penjahit. Ia ingin membuat karya seni datar dengan menempelkan potongan-potongan tersebut hingga membentuk gambar pemandangan. Karya seni apa yang sedang dibuat Andi?
A. Mozaik
B. Assembling
C. Kolase
D. Patung
4. Kamu menemukan banyak kaleng bekas minuman. Kamu ingin mengubahnya menjadi wadah alat tulis yang indah. Langkah pertama yang paling penting dilakukan demi keamanan dan kebersihan adalah...
A. Memotong bagian tajam dan mencuci kaleng hingga bersih
B. Menjemur kaleng di bawah sinar matahari langsung
C. Menempelkan hiasan kertas di bagian luar kaleng
D. Langsung mewarnainya dengan cat minyak
5. Manakah dari karya seni berikut yang paling efektif dalam mengampanyekan gerakan 'Anti Sampah Plastik' di lingkungan masyarakat?
A. Lukisan pemandangan menggunakan cat air
B. Anyaman dari serat bambu alami
C. Kolase dari dedaunan kering yang berguguran
D. Patung raksasa yang dirakit dari ribuan tutup botol plastik bekas
Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.
Wassalamualikum wr.wb.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar