Rabu, 13 Mei 2026

Materi Ajar: Rabu, 13 Mei 2026

Guru Kelas : Bella Permatasari

Muatan Pembelajaran :
1. Matematika : Menganalisis Data
2. Bahasa Indonesia : Pidato

Hari/Tanggal : Rabu 13 Mei 2026

Kelas / Fase : 5 / C

TP Matematika :
Murid  dapat mengurutkan, membandingkan, menyajikan dan menganalisis data dalam bentuk pictogram untuk mendapatkan informasi

TP Bahasa Indonesia :
Murid dapat Menulis dan membaca naskah pidato


Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....

MATEMATIKA


Pictogram adalah cara menyajikan data menggunakan gambar atau simbol untuk mewakili jumlah tertentu. Pictogram membuat data yang terlihat membosankan menjadi jauh lebih menarik dan mudah dimengerti.

1. Bagian-Bagian Pictogram

Sebelum membuat atau menganalisis, kita harus memperhatikan komponen utamanya:

  • Judul: Menjelaskan data apa yang sedang ditampilkan.

  • Kategori: Kelompok data yang dihitung (misal: Nama buah, Hari, atau Nama siswa).

  • Gambar/Simbol: Mewakili objek yang didata.

  • Kunci/Keterangan: Ini bagian terpenting! Keterangan menjelaskan berapa banyak nilai yang diwakili oleh satu gambar.

2. Mengurutkan dan Membandingkan Data

Dengan melihat jumlah gambar pada pictogram, kita bisa dengan cepat mengetahui:

  • Data Terbanyak (Modus): Kategori yang memiliki jumlah gambar paling banyak.

  • Data Tersedikit: Kategori yang memiliki jumlah gambar paling sedikit.

  • Selisih: Perbedaan jumlah antara dua kategori (Gambar A dikurangi Gambar B, lalu dikalikan nilai keterangan).

Contoh Cepat:

Jika gambar 1 pensil mewakili 10 siswa.

  • Kelas A punya 3 gambar pensil = 30 siswa.

  • Kelas B punya 5 gambar pensil = 50 siswa.

  • Perbandingannya: Kelas B memiliki 20 siswa lebih banyak daripada Kelas A.

3. Menyajikan Data ke Dalam Pictogram

Untuk membuat pictogram yang baik, ikuti langkah-langkah $1, 2, 3$ berikut:

  1. Kumpulkan Data: Catat hasil pengamatan atau surveimu.

  2. Tentukan Skala (Kunci): Pilih angka yang mudah dibagi untuk satu gambar. Jika datanya puluhan, mungkin 1 gambar = 10. Jika datanya ratusan, 1 gambar = 100.

  3. Gambar Tablenya: Masukkan kategori dan gambar sesuai jumlah data dibagi nilai kunci.

4. Menganalisis dan Mendapatkan Informasi

Menganalisis berarti kita "bertanya" kepada data tersebut. Dari sebuah pictogram, kita bisa mendapatkan informasi seperti:

  • Total keseluruhan: Menjumlahkan semua gambar lalu dikalikan nilai kunci.

  • Tren: Apakah data cenderung naik atau turun?

  • Kesimpulan: Informasi penting apa yang bisa kita berikan kepada orang lain berdasarkan data tersebut?

BAHASA INDONESIA


Pidato adalah kegiatan berbicara di depan orang banyak untuk menyampaikan pendapat atau informasi. Orang yang ahli berpidato disebut Orator.

1. Cara Menulis Naskah Pidato yang Baik

Sebuah pidato yang bagus harus memiliki struktur yang lengkap. Bayangkan pidato seperti sebuah bangunan:

A. Pembukaan 

  • Salam Pembuka: Contoh: "Assalamu’alaikum""Selamat pagi".

  • Sapaan Hormat: Menyapa orang yang lebih tua atau penting. Contoh: "Yang saya hormati Bapak Kepala Sekolah..."

  • Rasa Syukur: Ucapan terima kasih kepada Tuhan.

B. Isi 

Ini adalah bagian paling penting. Di sini kamu menjelaskan tema pidatomu.

  • Sampaikan masalah yang ada (misal: banyak sampah di laci meja).

  • Sampaikan solusi atau ajakan (misal: ayo membuang sampah pada tempatnya).

  • Gunakan kalimat ajakan seperti: "Marilah kita..." atau "Mari bersama-sama..."

C. Penutup 

  • Kesimpulan: Ringkasan singkat dari isi pidato.

  • Permohonan Maaf: Menunjukkan kerendahan hati jika ada kesalahan kata.

  • Salam Penutup: Contoh: "Sekian dan terima kasih".

2. Teknik Membaca Naskah Pidato

Menulis naskah yang bagus saja tidak cukup. Kamu harus bisa menghidupkan naskah tersebut saat membacanya. Perhatikan 4 AS berikut:

  1. Artikulasi (Kejelasan):

    Ucapkan setiap kata dengan jelas. Huruf vokal ($A, I, U, E, O$) tidak boleh tertukar atau bergumam.

  2. Aksentuasi (Penekanan):

    Berikan penekanan pada kata-kata yang penting agar pendengar sadar bahwa bagian itu adalah inti pidatomu.

  3. Adab (Sikap):

    Berdiri tegak, tenang, dan tidak banyak melakukan gerakan tambahan yang tidak perlu (seperti menggaruk kepala).

  4. Atur Napas (Intonasi):

    Jangan membaca terlalu cepat seperti dikejar kereta. Gunakan tanda koma ($,$) untuk berhenti sebentar, dan titik ($.) untuk berhenti lebih lama.


Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Wassalamualaikum wr.wb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar