Senin, 27 Februari 2023

Materi Ajar: Senin, 27 Februari 2023

 


Hari/ Tanggal                  :  Senin, 27 Februari 2023

Tema 7                             :  Kebersamaan 

Subtema 1                        :  Kebersamaan di Rumah

Pembelajaran                  :  1 dan 2

 

Bismillah..

Assalamualaikum Anak sholih dan sholihah…

Bagaimana kabarnya hari ini?

Masih semangat kah Nak?

Inshaa Allah masih selalu semangat ya sayang…

Masya Allah… anak-anak hebat Ibu guru!

 

Pada Pembelajaran 1 Tema 7 Subtema 1 Kebersamaan di Rumah akan mempelajarai tentang mendengarkan dongeng dan mengamati teks bacaan, menjawab pertanyaan, diskusi, menyebutkan pecahan, menuliskan pecahan, menentukan pecahan, memahami kuat lemah bunyi pada lagu dan menyuarakan kuat lemah bunyi pada lagu. Sebagai catatan tulisan ini hanya sebagai panduan saja ketika mengikuti kegiatan pembelajaran bersama Bapak/Ibu guru.

 

Kebersamaan di Rumah Siti

Ayo Mengamati


Ayah Siti pandai mendongeng.

Siti sangat suka dengan dongeng.

Hampir setiap minggu ayah Siti mendongeng.

Seusai mendongeng, ayah Siti menceritakan isi dongeng.

Banyak sekali contoh yang baik dalam dongeng.

 

Pertanyaan :

Informasi apa yang kamu peroleh?

Informasi yang saya peroleh adalah tentang kebersamaan di rumah Siti.

Apa saja contoh kebersamaan di rumah? 

Beberapa contoh kebersamaan di lingkungan rumah antara lain :

1.       Makan bersama keluarga

2.       Melakukan ibadah keagamaan bersama

3.       Menonton televisi bersama

4.       Membersihkan rumah bersama

5.       Mengobrol bersama anggota keluarga

 

Ayo Bercerita

Dengarkan dongeng “Kecerdikan Menumbuhkan Kebaikan” yang disampaikan oleh guru!

Kecerdikan Menumbuhkan Kebaikan


Di sebuah gurun pasir, hiduplah Ular dan Tikus pasir.

Sebenarnya sang Ular sangat ingin memangsa tikus, sedangkan tikus berusaha mencari akal agar ular tidak lagi berniat memangsanya. Saat itu sang Ular sangat lapar, padahal ia sedang tidak mempunyai sedikit pun makanan. Sedangkan tikus yang berada tidak jauh dari sang Ular sedang asyik melahap makanannya. Sang Ular merasa tidak senang melihat kelakuan Tikus.

 

Ular

:

“Dengarkan ucapanku, wahai Tikus yang angkuh! Aku pasti akan mendapatkan tubuhmu yang mungil dan lezat itu!”

Tikus

:

“Hei, Ular. Berusaha dan bekerjalah. Jangan hanya berani mengancam. Kalau hanya mengancam, seekor semut pun bisa!”

 

Sang Ular sangat marah mendengar ejekan Tikus. Ia lalu kembali ke sarangnya dengan perut yang lapar. 

Sedangkan Tikus masih lahap dengan makanannya.

Waktu terus berjalan, tetapi ular tidak juga menemukan makanan. Ia juga enggan untuk keluar dari sarangnya. Sementara itu Tikus sudah lelap dalam sarangnya. Ular yang masih dalam keadaan lapar segera mengandapendap mendekati sarang Tikus meski ia masih sangat kesal terhadap Tikus. 

Dan kini ular telah berada di sisi Tikus yang sedang tidur pulas.

 

Ular

:

Hei, Tikus. Aku sudah berada di sebelahmu dan siap untuk menyantapmu!”

Tikus segera terbangun dari tidurnya. Sambil berpura-pura menguap, ia mulai memutar otak agar bisa lolos dari cengkeraman sang Ular.

 

Tikus

Tunggu dulu Ular, sahabatku. Kalau kau ingin memakanku, kau harus berpikir dulu. Kita hanya berdua di sini, tidak ada hewan lain. Jika kau memakanku maka kau akan sendiri. Kau tidak akan mempunyai teman yang dapat kauajak mencari makan. Kalau begitu kau tidak akan makan dan akhirnya kau akan mati!”

 

Sejenak sang Ular terdiam. Ia mencoba merenungkan nasihat Tikus.

Ular

“Jadi, kita tidak bisa hidup sendiri?”

Tikus

“Tentu. Bukankah kita bisa berteman dan tentunya kita dapat mencari makan bersama. Bukankah itu lebih menyenangkan daripada nantinya setelah kau memakanku kau hanya akan hidup sendiri.”

 

Ular mengangguk tanda mengerti.

Ular

Baiklah kalau begitu, maafkan aku!”

Tikus pun memaafkan ular. Mereka tersenyum bahagia, kemudian beranjak mencari makanan bersama-sama.

 

Ayo Mencoba

Ayo cari tahu tentang isi dongeng yang disampaikan oleh guru!

Jawablah pertanyaan di bawah ini!

1. Siapakah yang diceritakan dalam dongeng tersebut?

Dongeng di atas menceritakan kisah ular dan tikus

 

2. Bagaimana kecerdikan Tikus?

Kecerdikan tikus adalah tikus berusaha mencari akal agar ular tidak lagi berniat memangsanya

 

3. Mengapa Ular dan Tikus dapat hidup bersama?

Ular dan tikus dapat hidup bersama karena karena mereka saling memaafkan dan memutuskan untuk bersahabat serta mencari makan bersama.

 

Ayo Berdiskusi
Diskusikan tentang isi dongeng yang telah kamu dengar dari guru! Sampaikan di depan kelas!

Dongeng tersebut menceritakan kisah ular yang ingin memakan tikus. Karena tikus memiliki banyak akal, tikus mengatakan kepada ular kalau dia akan sendiri jika dia memakan tikus. Ular setuju dan memutuskan berteman dengan tikus, dan mereka mencari makan bersama.

 

Ayo Mengamati

Ibu menghidangkan 3 buah kue donat.

Setiap kue dipotong menjadi dua potongan sama besar.

Siti, Ali, dan Ayah mengambil masing-masing 1 potong.

Siti sangat senang bersama keluarga di rumah.

 

Mengenal Pecahan


  1. Pecahan merupakan bagian dari keseluruhan.
  2. Terdapat 1 buah donat, kemudian dibagi menjadi 2 bagian yang sama besar. 1 bagian dari 2 bagian disebut ½ .
  3. Jika membagi donat menjadi 2 bagian tidak sama, maka 1 bagian tidak dapat disebut ½ .
  4. ½ : dibaca “setengah” atau “satu per dua” atau “seperdua”.

 

Ayo Berdiskusi


Tulislah hasil diskusimu!

Pada soal nomor 1 merupakan contoh pecahan setengah karena dari satu donat utuh dibagi 2 sehingga memiliki 2 bagian donat yang sama besar. Sedangkan pada soal nomor 2 bagian donat tersebut tidak dapat disebut setengah karena tidak dibagi dua dengan ukuran yang sama besar.

 

Ayo Berlatih

Lengkapilah pernyataan berikut ini dengan tepat!


Arsirlah setengah bagian dari gambar berikut!


Di dekat rumah Siti terdapat Pos Penjagaan.

Di sana terdapat kentongan.

Kita dapat membuat bunyi kentongan bervariasi.

Bunyi yang teratur berulang disebut birama.

 

Pola Ketukan Birama


Membedakan Bunyi Kuat dan Bunyi Lemah


Jika dua bunyi di atas dibandingkan maka bunyi 1 lebih kuat daripada bunyi 2

 

Ayo Berlatih

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah!

1. Sebutkan dua bunyi yang ada di sekitarmu! Kemudian, tentukan bunyi yang lebih kuat dan bunyi yang lemah!

Bunyi pukulan telapak tangan ke meja (1) dan tepuk tangan (2). Bunyi yang lebih kuat adalah pukulan telapak tangan ke meja . Bunyi yang lebih lemah adalah tepuk tangan .

 

2. Siti menyebutkan bunyi yang dihasilkan benda-benda berikut:


Bunyi yang paling kuat adalah nomor 3 (kenthongan)  Bunyi yang paling lemah adalah nomor 2

 

Ayo Mencoba

Lakukan kegiatan seperti gambar untuk membedakan bunyi kuat dan bunyi lemah!

Coba kamu menyanyikan lagu "Cicak" dengan iringan bunyi kuat dan bunyi lemah, bunyi kuat di bagian depan! Beberapa irama dapat digabungkan. Misalnya, irama dari kentungan dan tongkat kayu yang dipukul


Kalian juga dapat membuat irama dengan memukul meja dan tepuk tangan.


Ayo Mencoba 

Ayo lakukan permainan “Menjaring Ikan” di kolam renang bersama teman-temanmu!

 

Setelah bermain “Menjaring Ikan”, Ali dan teman-temannya duduk di tepi kolam. 

Ali bercerita tentang dongeng Ular dan Tikus.

 

Ayo Berdiskusi

Diskusikan sikap kebersamaan yang dilakukan oleh Ular dan Tikus!

Tulis hasil diskusi kalian!

Sikap kebersamaan tikus dan ular adalah sebagai berikut :

1.       Ular dan Tikus pasir sama-sama hidup di gurun

2.       Tikus dan ular mencari makanan bersama-sama


Ayo Menulis

Pada kegiatan ini siswa akan melakukan  pengelompokkan jenis-jenis keberagaman karakteristik individu di sekolah. Misalnya berdasarkan menggunakan kacamata atau tidak, berdasarkan jenis rambut, tinggi-rendah, besar-kecil, tanggal lahir genap-ganjil, bulan lahir, dan sebagainya.

 

Coba kamu tulis nama temanmu yang membacakan dongeng tersebut berdasarkan nomor urut presensi! (ini hanya contoh, silahkan sesuaikan dengan jumlah siswa yang ada di kelas masing-masing)


No.

Peran

Presensi

1.

Pencerita

1, 4, 7, … 

2.

Ular

2, 5, 8, … 

3.

Tikus

3, 6, 9, … 


Kamu juga dapat mengelompokkan temantemanmu berdasarkan siswa yang berbeda jenis rambut.

No.

Pengelompokkan

Nama Siswa

1.

Siswa berambut keriting

Membaca naskah teks sang Ular:

2.

Siswa berambut lurus

Membaca naskah teks Tikus:

Selain pengelompokan berdasarkan perbedaan tersebut, dapatkah kamu melakukan pengelompokan berdasarkan perbedaan yang lain?

Coba amati teman-temanmu!

Tuliskan hasil pengamatanmu!

Hasil pengelompokan berdasarkan: Tinggal lahir (ini hanya contoh saja, sesuaikan dengan tanggal lahir teman-teman kalian)

No.

Pengelompokkan

Nama Siswa

1.

Siswa bertanggal lahir genap

Meli, Udin, Beni, dan Dayu

2.

Siswa bertanggal lahir ganjil

Lani, Siti, Edo dan Ali


Alhamdulillah untuk pertemuan hari ini kalian telah mengikutinya dengan baik.

Apakah anak-anak bahagia belajar hari ini? (refleksi)

Apakah anak-anak nyaman belajar hari ini?

Apa yang telah kalian pelajari hari ini? (Review)

Terimakasih atas kerjasamanya hari ini dalam pembelajaran. Tetap menjadi anak yang baik.

Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan berdoa.

Ibu guru akhiri, Wassalamu’alaikum Wr.Wb.


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar