Jumat, 04 Agustus 2023

Materi Ajar: Jumat, 4 Juli 2023

 Hari/ Tanggal                  :  Jumat, 4 Agustus 2023

Tema 1                             :  Hidup Rukun

Subtema 2                       : Hidup Rukun di Tempat Bermain

Pembelajaran                  :  6

 

Bismillah..

Assalamualaikum Anak sholih dan sholihah…

Bagaimana kabarnya hari ini?

Masih semangat kah Nak?

Inshaa Allah masih selalu semangat ya sayang…

Masya Allah… anak-anak hebat Ibu guru!

 

 

Alhamdulillah, pada hari ini kita masuk ke tema pertama di semester ganjil ya Nak… Yaitu Tema 1 mengenai Hidup Rukun.

Apakah anak-anak baik Ibu Guru sudah siap untuk memulainya?

Baik, kita akan mempelajari ppembelajaran 6. Dimana, pada pembelajaran hari ini bertujuan menyebutkan kalimat ajakan yang terdapat di dalam teks, menuliskan kalimat ajakan, menuliskan rumusan sila Pancasila, memasang gambar yang sesuai dengan sila keempat dan kelima, menceritakan pengalaman menerapkan sila keempat Pancasila di tempat bermain, menceritakan pengalaman menerapkan sila kelima Pancasila, mengurutkan tiga buah bilangan tiga angka dari yang terkecil sampai terbesar dan sebaliknya. Sebagai catatan tulisan ini hanya sebagai panduan saja ketika mengikuti kegiatan pembelajaran bersama Bapak/Ibu guru.

 

Tibalah saatnya Pentas Seni Hari Kemerdekaan.

Anak-anak menyanyikan lagu Wajib Belajar.

 

 

Ayo Mengamati

Simaklah syair lagu Wajib Belajar di bawah ini!

Wajib Belajar

Lagu: Restu Narwan Sutarmas

Syair: Restu Narwan Sutarmas dan H. Winarno

Arr: F.X. Sutopo

 

Mari kita laksanakan wajib belajar

Putra putri tunas bangsa harapan negara

Wajib blajar cerdaskan kehidupan bangsa

Tuk menuju masyarakat adil sejahtera

 

Gunakan waktumu isilah hidupmu

Tekunlah belajar giatlah bekerja

Berantas kebodohan perangi kemiskinan

Habis gelap terbit terang hari depan cerlang 

 

Ayo kita giatkan wajib belajar

Jangan putus tengah jalan marilah tamatkan

Tanam ilmu sekarang petik hari depan

Cerdas terampil berwibawa penuh daya cipta

 

Gunakan waktumu isilah hidupmu

Tekunlah belajar giatlah bekerja

Jadikan tunas bangsa inti pembangunan

Adil makmur sejahtera merata bahagia

 

 

Ayo Berlatih

Tuliskan kembali kalimat ajakan tersebut dengan ejaan yang benar 

1.                   Mari kita laksanakan wajib belajar

2.              Ayo kita giatkan wajib belajar 

3.              Jangan putus tengah jalan marilah tamatkan

 

Penentuan lagu tersebut dilakukan dengan cara bermusyawarah.

Udin memimpin musyawarah. 

Beberapa lagu ditentukan terlebih dahulu.



Setiap anak mengemukakan pendapat secara bergantian.

Ada empat lagu yang diusulkan.

Akhirnya, lagu Wajib Belajar dipilih untuk dinyanyikan.

Setelah bermusyawarah, para siswa merapikan kelas.

Ketuakelas memimpin pembagian tugas.

Setiap siswa melaksanakan tugasnya masing-masing.

Kelas menjadi bersih dan nyaman untuk belajar.

Musyawarah untuk memilih lagu yang akan dinyanyikan merupakan penerapan sila keempat Pancasila.

Para siswa bergotong royong merapikan kelas merupakan penerapan sila kelima Pancasila.

 

 

Ayo Menulis

Tulislah rumusan sila Pancasila yang sesuai dengan simbolnya!


Ayo Berlatih

Pasangkan sikap pada gambar dengan sila yang sesuai!


Tuliskan contoh lain yang sesuai sila keempat atau kelima ketika bermain dengan teman!

Sila Keempat

Sila Kelima

1.              Bermusyawarah untuk menentukan aturan bermain

2.              Bermusyawarah untuk menentukan siapa yang menjadi pemain

3.              Menjaga kerukunan dengan tidak memaksakan kehendak

4.              Menghormati keputusan yang telah dibuat bersama

5.              Menghargai pendapat teman.

1.              Menentukan pemain dalam sebuah permainan dengan adil dan secara bergilir.

2.              Tidak pilih kasih ketika bermain dengan teman-teman

3.              Menghargai dan tidak mengolok teman yang kalah

4.              Memberikan bantuan jika ada teman bermain yang kesusahan

5.              Menghindari sikap sombong di tempat bermain.

 

Ayo Mencoba

Ceritakan pengalamanmu menerapkan sila keempat Pancasila di tempat bermain!

Saat bermain sepak bola di lapangan, Edo tidak sengaja menyenggol Beni hingga terjatuh. Beni marah karena mengira Edo melakukannya. Aku dan teman-teman berusaha melerai dan mendamaikan mereka. Kami mengajak mereka bermusyawarah untuk menyelesaikan masalah.

Ceritakan pengalamanmu menerapkan sila kelima Pancasila di tempat bermain!

Aku dan teman-teman suka bermain kasti bersama. Walaupun kami berbeda agama dan suku bangsa, kami selalu kompak dalam bermain. Kami saling mendukung dan tidak membeda-bedakan. Sikap inilah yang membuat bermain menjadi menyenangkan.

Sampaikan pengalamanmu di depan kelas dengan percaya diri.

 

 

Ayo Berlatih

Penonton acara pentas seni cukup banyak.

Pada acara pentas seni juga diundang warga dari perkampungan lain.

Bagian konsumsi menyediakan kotak makanan dan minuman.

Ada 362 kotak makanan.

Ada 356 kotak minuman.

Ada 348 botol air mineral.

Cara untuk mengurutkan beberapa bilangan dengan membandingkan nilai ratusan, puluhan, dan satuannya.

Perhatikan bilangan 362, 356, dan 348.


Nilai ratusan ketiga bilangan tersebut sama, yaitu 300.

Nilai puluhannya tidak sama, yaitu 60, 50, dan 40.

Urutan puluhan mulai dari yang terkecil : 40, 50, 60

Urutan bilangan : 348, 356, 362

 

Urutkan bilangan-bilangan berikut dari yang terbesar sampai terkecil!

Bilangan

Ratusan

Puluhan

Satuan

Bilangan

Ratusan

Puluhan

Satuan

623 =

600

+

20

+

.3

345

300

+

40

+

5

437=

400

+

30

+

7

967

900

+

60

+

7

735=

700

+

30

+

5

464

400

+

60

+

4

Nilai ratusan tidak sama

Nilai ratusan tidak sama

Urutan ratusan mulai dari yang terbesar : 700, 600, 400
Urutan bilangan : 735, 623, dan 437

Urutan nilai ratusan mulai dari yang terbesar: 900, 400, 300
Urutan bilangan : 967, 464, dan 345

 

Urutkan bilangan-bilangan berikut dari yang terkecil sampai terbesar!

Bilangan

Ratusan

Puluhan

Satuan

Bilangan

Ratusan

Puluhan

Satuan

352 =

300

+

50

+

.2

453

400

+

50

+

3

347=

300

+

40

+

7

467

400

+

60

+

7

375=

300

+

70

+

5

446

400

+

40

+

6

Nilai ratusan sama
Nilai puluhan berbeda

Nilai ratusan sama
Nilai puluhan berbeda

Urutan puluhan mulai dari yang terkecil : 40, 50, 70
Urutan bilangan : 347, 352, dan 375

Urutan nilai puluhan mulai dari yang terkecilr: 40, 50, 70
Urutan bilangan : 446, 453, dan 457

 

Mengurutkan bilangan juga dapat dihitung dari banyaknya kubus satuan.


Urutkan bilangan-bilangan tersebut dari yang terbesar sampai terkecil dengan teliti!

Nilai ratusan sama

Nilai puluhan berbeda bilangan 112 memiliki puluhan 1 sehingga menjadi bilangan terbesar

Nilai satuan pada bilangan 107 lebih besar dari nilai satuan pada bilangan 103

Jika diurutkan dari yang terbesar adalah 112, 107, dan 103.

 

Urutkan bilangan dengan memperhatikan banyak kubus satuan!


Urutkan banyak kubus satuan tersebut dari yang paling banyak dengan teliti!

Nilai ratusan sama

Nilai puluhan berbeda, urutan puluhan dari yang terbesar:  60, 40, dan 30

Urutan : 364, 342, dan 338

 

 

Alhamdulillah untuk pertemuan hari ini kalian telah mengikutinya dengan baik.

Apakah anak-anak bahagia belajar hari ini? (refleksi)

Apakah anak-anak nyaman belajar hari ini?

Apa yang telah kalian pelajari hari ini? (Review)

Terimakasih atas kerjasamanya hari ini dalam pembelajaran. Tetap menjadi anak yang baik.

Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan berdoa.

Ibu guru akhiri, Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

 

Kamis, 03 Agustus 2023

Materi Ajar: Kamis, 3 Agustus 2023

 Hari/ Tanggal                :  Kamis, 3 Agustus 2023

Tema 1                            :  Hidup Rukun

Subtema 2                       : Hidup Rukun di Tempat Bermain

Pembelajaran                 :  5

 

Bismillah..

Assalamualaikum Anak sholih dan sholihah…

Bagaimana kabarnya hari ini?

Masih semangat kah Nak?

Inshaa Allah masih selalu semangat ya sayang…

Masya Allah… anak-anak hebat Ibu guru!

 

Alhamdulillah, pada hari ini kita masuk ke tema pertama di semester ganjil ya Nak… Yaitu Tema 1 mengenai Hidup Rukun.

Apakah anak-anak baik Ibu Guru sudah siap untuk memulainya?

Baik, kita akan mempelajari pembelajaran 5. Dimana, pada pembelajaran hari ini bertujuan menuliskan kalimat yang berkaitan dengan sikap hidup rukun, menggunakan kalimat ajakan dalam teks percakapan, menunjukkan perilaku di tempat bermain yang sesuai dengan sila ketiga Pancasila, menceritakan pengalaman menerapkan sila ketiga Pancasila, menjelaskan prosedur gerakan berlari ke berbagai arah, mempraktikkan gerak berlari ke berbagai arah sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana. Sebagai catatan tulisan ini hanya sebagai panduan saja ketika mengikuti kegiatan pembelajaran bersama Bapak/Ibu guru.

 

Lani akan berlatih menari di rumah Siti.

Ibu Siti akan melatih menari.

Lani gemar menari, tetapi ia malu menari di hadapan teman-teman.

 

 

Ayo Mengamati

Lengkapilah percakapan di bawah ini sesuai gambar!

Tuliskan kalimat tersebut pada kotak yang tersedia.

Bacakan kalimat tersebut secara lisan.

Lani tiba di rumah Siti.

Ibu Siti mempersilakan masuk

 

Ibu Siti

:

"Silakan masuk, Lani."

Lani

:

"Terimakasih bu."

Lani malu menari di hadapan teman-teman.

Siti mengajak Lani

Siti

:

"Ayo Lani, Ibuku akan mengajarimu menari."

Lani

:

"Saya malu, Siti."

Udin dan Edo mengajak Lani bergabung untuk latihan menari

Udin

:

"Ayo, Lani, bergabung bersama kami."

Lani

:

"Terimakasih teman-teman. Kalian baik sekali."

Lani, Siti, Udin, dan Edo berlatih menari bersama Ibu Siti.

 

Lani senang bisa berlatih menari bersama.

Lani menuliskan pengalamannya.

 

Ayo Membaca

Bacalah pengalaman Lani di bawah ini dengan nyaring dan teliti!

 

 

Berlatih Menari

Sebentar lagi, peringatan Hari Kemerdekaan diselenggarakan.

Banyak kegiatan yang akan dilakukan.

Ada pawai, perlombaan, dan malam kesenian.

Aku melihat Siti sedang berlatih menari.

Aku ingin sekali ikut menari.

Akan tetapi, aku malu kepada teman-temanku.

Siti mengajakku ikut menari.

Ayo, ikut datang berlatih di rumahku, Lani, kata Siti.

Kini, setiap sore aku berlatih menari di rumah Siti.

Ibu Siti melatih kami dengan sabar.

Kami sudah bisa menari dengan kompak.

Apakah kamu pernah mengajak temanmu yang sifatnya pemalu?

Ajakan apakah yang kamu lakukan?

Bagaimana caramu mengajaknya?

 

Tuliskan pada kotak berikut, kemudian peragakan di depan kelas!

Nama temanmu

:

Udin

Ajakan untuk

:

Belajar bersama

Kalimat ajakan

:

"Din, Ayo belajar bersama di rumahku!"

Tanggapan teman yang diajak

:

"Baiklah, nanti sore aku ke rumahmu."

 

 

Ayo Berdiskusi

Berdiskusilah dengan teman sebangkumu!

Siti dan Lani ingin menampilkan tarian dengan baik.

Mereka ingin menjaga kerukunan dan kekompakan.

Bagaimana sebaiknya sikap Siti dan Lani?

Jawaban :

Sebaiknya Siti dan Lani berlatih bersama dengan rajin.

Menjaga kekompakan dengan teman bermain,sesuai dengan pengamalan sila ketiga Pancasila, yaitu:

Jawaban:

Persatuan Indonesia.

 

Beri tanda √ pada gambar yang menunjukkan sikap sesuai sila ketiga Pancasila!


Ceritakan pengalamanmu menerapkan nilai-nilai sila ketiga Pancasila dengan temanmu, misalnya ketika bermain.

Saya dan teman-teman selalu menjaga kerukunan dalam bermain. Kami selalu kompak sebagai bentuk pengamalan terhadap sila ketiga pancasila. Kami bermain sesuai aturan permainan. Tidak ada yang melanggar aturan. Teman yang menang dihormati. Kalau kalah diterima dengan lapang hati. Kami tidak saling mengejek. Hidup rukun sangatlah indah.

Sampaikan ceritamu di depan kelas dengan percaya diri.

 

 

Ayo Mengamati

Persatuan dan kekompakan diperlukan ketika melakukan permainan.

Apakah kamu suka bermain lari-lari dengan temanmu?

Ayo, kita berlatih lagi berlari dengan benar!

Perhatikan gambar di bawah ini! Peragakan gerakan tersebut dengan bimbingan gurumu.



Kemudian, lakukan permainan di bawah ini bersama teman-temanmu!

Cara Bermain Bentengan

Permainan bentengan merupakan permainan untuk memperebutkan benteng. Permainan bentengan memerlukan lapangan yang luas untuk dibuat pembatas yang merupakan tanda pilar-pilar benteng. Berikut adalah cara bermain bentengan.

1.    Siswa dibagi menjadi dua grup, banyaknya pemain setiap grup sesuai dengan kondisi lapangan. 

2.    Tandailah lapangan dengan tiang kayu yang mengumpamakan benteng setiap grup. Guru bisa menggunakan alat lain sesuai kondisi sekolah, misalnya pohon hidup atau benda lain yang tidak membahayakan siswa.

3.    Para pemain menempati lokasi yang sudah ditentukan, yaitu berupa benteng setiap grup, yang ditandai dengan tonggak kayu atau benda lain sesuai kondisi sekolah.

4.    Pemain yang keluar dari benteng dianggap sebagai penyerbu. Pemain di pihak lawan mengejar pemain yang keluar dari bentengnya tersebut. Apabila pemain tersebut tersentuh tangan maka dijadikan sebagai tawanan lawan. Setiap regu memiliki tempat tawanan. Tempat tersebut terletak sekitar 1 -2 meter sebelah kanan atau kiri masing-masing benteng.

5.    Pemain yang sudah ditawan oleh lawan dapat diselamatkan oleh temannya dengan cara menyentuh tangan tawanan tersebut. Namun, ketika menyelamatkan temannya harus tetap waspada karena akan dikejar oleh pihak lawan.

6.    Pemain yang bisa menyentuh benteng lain adalah pemenangnya. 


Alhamdulillah untuk pertemuan hari ini kalian telah mengikutinya dengan baik.

Apakah anak-anak bahagia belajar hari ini? (refleksi)

Apakah anak-anak nyaman belajar hari ini?

Apa yang telah kalian pelajari hari ini? (Review)

Terimakasih atas kerjasamanya hari ini dalam pembelajaran. Tetap menjadi anak yang baik.

Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan berdoa.

Ibu guru akhiri, Wassalamu’alaikum Wr.Wb.